VISITASI TIM RISTEKDIKTI KE PASCASARJANA UNP

Program PMDSU Peluang Baru Jadi Doktor

Rektor UNP Prof. Ganefri didampingi Direktur Pascasarjana Prof. Yenni Rozimela saat menerima Tim Visitasi Restekdikti kemarin. foto.dok.hms

Padang, Mimbar — Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia berkomitmen mendukung rencana penyelenggaraan program beasiswa “Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul” (PMDSU) Batch V di Pasca Sarjana Universitas Negeri Padang. Sejumlah dukungan dan kunjungan lapangan atau visitasi disiapkan untuk mendorong progam beasiswa PMDSU.

Tim Ristekdikti difasilitasi Direktur Pascasarjana UNP mengagendakan kunjungan lapangan untuk meninjau kelayakan usulan. Adapun mengawali kunjungan dengan menghadirkan sebanyak 12 calon promotor serta para dekan selingkungan UNP melaksnakan pertemuan di Ruang Sidang Senat Lt 4 Gedung Rectorate and Research Center UNP.

“Jumlah Doktor yang Muda dan Berkualitas melalui program PMDSU hendakanya sesuai dengan yang diharapkan,” Kata Rektor UNP, Prof Ganefri`didampingi Direktur Pascasarjana, Prof Yenni Rozimela pada pembukaan kunjungan lapangan, Selasa (14/5).

Dikatakan Prof Ganefri, PMDSU adalah strategi dalam mendapatkan sumber daya unggul untuk meningkatkan daya saing pendidikan tinggi, sekaligus menguatkan institusi tempat mereka belajar. Program ini mempercepat durasi studi master dan doktor menjadi empat tahun bagi para fresh graduate terpilih.

Pertemuan sebanyak 12 calon promotor dan visitasi itu dihadiri tim Ristekdikti yakni Prof Budi Prasetyo, Prof Amin Redjo, M Syarifudin dan Ratna Juwita. Sementara usai pertemuan dibuka Rektor UNP dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Gedung Pascasarjana UNP.

Pada kesempatan itu, Prof Ganefri mengatakan selain fokus pada PTN-BH 2021, UNP juga mengaplikasikan Sistem Blended Learning dalam perkuliahan level S2 dan S3, membuka jalur riset untuk S2 dan S3, dan saat ini juga mempersiapkan Mahasiswa level S2 dalam Program Beasiswa PMDSU DIKTI atau Fresh Graduate.

Melalui Beasiswa PMDSU, dikatakan Ganefri, merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat laju pertambahan jumlah doktor yang saat ini persentasenya masih terbilang rendah. Berbeda dengan beberapa program beasiswa Dikti lainnya, seperti BPP-LN atau BPP-DN yang khusus ditujukan bagi pelamar yang sudah berstatus dosen atau calon dosen, Beasiswa PMDSU terbuka bagi fresh graduate yang ingin menjadi dosen. Pendidikan S3 yang ditempuh bisa dilalui tanpa harus menjalani pendidikan magister terlebih dahulu dengan bimbingan promotor yang nantinya diusulkan pelamar saat pendaftaran. (ms/rls/ang)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan