Perantau Gonjong Limo Dukung Doktor Muhardi Maju di Pilkada Limapuluh Kota 2020

Doktor Muhardi bersama Ustad Abdul Somad..foto.dok

PAYAKUMBUH, MIMBAR –Tokoh muda asal Nagari Baruh Gunung Kecamatan Bukit Barisan Kabupaten Limapuluh Kota Dr. Muhardi, SKom, MKom direkomendasikan perantau Gonjong Limo Pekanbaru dan sekitarnya untuk maju di Pilkada Limapuluh Kota 2020 mendatang.

Mantan Ketua STIKes-STMIK Hang Tuah Pekanbaru – Riau yang sekarang berumur 43 tahun itu dilirik perantau karena diyakini memiliki kemampuan untuk membawa Kabupaten Limapuluh Kota ke arah yang lebih baik lagi ke depannya.

“Ia sukses mengembangkan perguruan tinggi yang pernah di dipimpinnya. Dan mahasiswanya ribuan,” ujar Taufik Hidayat, salah seorang perantau Gonjong Limo Pekanbaru, Selasa (18/6) di Payakumbuh.

Kemudian, lanjut Taufik, naluri bisnisnya sangat kuat. “Limapuluh Kota ke depan butuh pemimpin yang memiliki jiwa enterpreneurship agar potensi ekonomi yang ada bisa dimaksimalkan. Muhardi, disamping pendidik juga seorang pengusaha,,” pungkasnya.

Sementara Muhardi yang dihubungi terpisah membenarkan kabar dukungan dari perantau Gonjong Limo Pekanbaru dan sekitarnya tersebut. “Sebagai putera daerah Limapuluh Kota, harapan perantau itu merupakan pelecut untuk mengabdi ke kampung halaman,” ujar tamatan Fakultas Ilmu Komputer UPI-YPTK Padang itu, yang meraih gelar doktornya di Universitas Negeri Padang (UNP).

Menurutnya, secara geografis Kabupaten Limapuluh Kota sebenarnya mendapatkan keuntungan karena berbatasan langsung dengan Provinsi Riau. “Kita itu (Kabupaten Limapuluh Kota) pintu gerbang Sumbar yang berbatasan langsung dengan Riau. Makanya posisi ini harus dimanfaatkan secara maksimal,” sebutnya.

Komoditi yang sekarang ada, haruslah dipersiapkan secara matang agar bisa merambah pasar regional. Jadi, menurutnya, bukan lagi sekedar pasar di Riau dan Kepri, tapi ke Singapura, Malaysia, Filipina, Brunai, Thailand dan lainnya.

Untuk itu perlu standarisasi terhadap komoditi tadi yang kualitasnya bisa diterima di pasar regional. “Inilah pe-er besar yang harus diselesaikan. Bagaimana telur, beras dan komodoti lainnya bisa bersaing dengan komoditi dari Thailand dan Vietnam,” ujarnya.

Mengenai maju di Pilkada Limapuluh Kota 2020, dikatakan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer (APTIKOM) Provinsi Riau itu, tentunya tidak bisa dilepaskan dari dukungan partai politik dan masyarakat Limapuluh Kota pada umumnya. (ms/isa)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan