Dua Komisioner KI Sumbar Berkolaborasi Mantapkan PPID Padang Panjang

Komisioner KI Sumbar Arif Yumardi (kiri) dan Adrian Tuswandi (tengah) dipandu PPID Utama Padang Panjang Marwilis mantapkan PPID Pembandu se Pemko Padang Panjang, Rabu 10/7. (foto: dok/ kisb-ppid)

Padang Panjang, Mimbar —Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama sekaligus Kadis Kominfo Pemko Padang Panjang Marwilis menggelar penguatan kapasitas peningkatan peran PPID dalam Pengelolalaan Informasi Publik, selama tiga hari kedepan.

Pada hari pertama, Rabu 10/7 dua komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar Adrian Tuswandi dan Arif Yumardi dipandu Marwilis berkolaborasi mantapkan PPID menuju Padang Panjang berprediket Badan Publik Informatif tahun 2019.

“Hadir di Padang Panjang untuk melakukan sharing, Padang Panjang kini diuntungkan dalam aplikasi keterbukaan karena pimpinan kotanya (Fadly Amran,red) sangat pro keterbukaan dan menempatkan integritas di atas segalanya,”ujar Adrian

Arif Yumardi mengajak PPID Pembantu OPD Pemko Padang Panjang untuk bersinergis dengan PPID Utama dalam memastikan pengelolaan dan pelayanan informasi publik di kota berjuluk Serambi Makah Sumbar ini.

“Jangan ada ego sektoral karena ini pasti mengganjal kota ini mendapatkan prediket informatif penilaian KI Sumbar 2019,”ujar Arif.

Wakil Walikota Asrul pada pembukaan menekankan arti penting keterbukaan.  “Sudah tidak eranya lagi informasi tertutup dan sulit diakses masyarakat,” ujar Asrul.

Wawako ini pun meminta PPID Pembantu se OPD Padang Panjang untuk bersinegisitas dan saling mengisi konten keterbukaan informasi publik di website resmi PPID Padang Panjang.

“Harus bersinegis mengurus keterbukaan ini, menjadikan kota ini terbuka informasi publik sangat tergantung kerjasama PPID Utama dan PPID Pembantu selain komitmen dan konsisten pimpinan kota,”ujar Asrul.

Adrian menegaskan bahwa sangat leluasa sebetulnya PPID Utama dan Pembantu di Padang Panjang mengelola informasi publik.

“Walikotanya tegas dengan komitmen dan konsisten jelae. Bahkan soal anggaran, pasti Walikota tidak akan pernah minta setoran kepada kepala dinasnya, jadi terbuka saja soal anggaran dan kegiatan, bekerjalah dengan tulus di kota ini,”ujar Adrian. (ms/rls/ang)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan