Rektor UIN Imam Bonjol Tandatangani MoU dengan Kemenkeu

Padang, Mimbar — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang –   Dr. H. Eka Putra Wirman, Lc, MA menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia tentang Perguruan Tinggi Penerima Dana Penelitian Riset Inovatif dan Produktif (RISPRO) di Hotel Borobudur Jakarta (23/8). Pihak Kemenkeu saat itu diwakili oleh Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan  (LPDP) – Rionald Silaban. Dengan adanya MoU tersebut, periset UIN Imam Bonjol Padang akan melakukan penelitian tentang pengembangan pemerintahan nagari sebagai model pemerintahan desa adat di Indonesia.

Rektor Eka Putra menjelaskan bahwa program Penelitiasn kompetitif yang diperoleh UIN Imam Bonjol ini merupakan pertama kalinya diperoleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia dan juga pertama kali untuk perguruan tinggi yang ada di Sumatera sejak program ini digulirkan. Lebih jauh Dr. EPW mengatakan  “Kami sangat bersyukur dan berbangga dengan adanya prestasi dosen UIN Imam Bonjol Padang yang memperoleh kepercayaan dari Kemeneterian Keuangan Republik Indonesia untuk melakukan penelitian yang kompetitif ini.”

Baca Juga:  FBS UNP Kenalkan Musik Tradisional pada Guru TK se-Kota Padang

Tahun 2019 ini sebanyak 22 perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia mendapatkan peluang dari LPDP. Ke depan kita berharap akan ada dosen-dosen lainnya yang berprestasi di bidang penelitian dan bidang-bidang lainnya sehingga mengharumkan perguruan tinggi kita. Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam hal ini Direktorat LPDP”, imbuh Eka.ia dalam hal ini Direktorat LPDP”, imbuh Eka.

Sementara itu, Ketua Tim Periset yang memperoleh proyek penelitian yang bergengsi ini -Welhendri, Ph.D (Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Imam Bonjol Padang) mengungkapkan bahwa objek penelitian ini adalah nagari-nagari di Sumatera Barat dan sebagai sampelnya terdapat di lima kabupaten, yaitu Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Dharmasraya. Tim periset terdiri dari lima orang, yaitu Welhendri, Ph. D sebagai Ketua, dan angoota empat orang: Dr. Yulizal Yunus (Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol), Dr. Hasanuddin, M. Si (UNAND), Dr. Akmal, M. Si (UNP), dan Huriyatul M. Si (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Imam Bonjol Padang).

Baca Juga:  Civitas Akademika UNP Sambut Arif Juara 3 LIDA

Setelah penandatanganan MoU tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan coaching periset yang diikuti oleh Ketua Tim Periset, admin lembaga dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Imam Bonjol yang diikuti oleh Mufti Ulil Amri, MA, dan admin periset oleh Yuli Permata Sari, S. Pd (Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi/FDIK  UIN Imam Bonjol), selama tiga hari mulai tanggal 22-24 Agustus di hatel yang sama tukuk Welhendri yang alumni FDIK, S.2 Sosiologi Universitas Gajah Mada, dan S.3 Sosiologi University Kebangsaan Malaysia ini. (EN/G3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *