8 Mahasiswa UNP Dapatkan Internasional Credit Transfer dari Kemendikbud Ristek

Padang, Mimbar — Delapan Mahasiswa UNP Dapatkan Internasional Credit Transfer (ICT) dari Kemendikbud Ristek. Program ini dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

ICT diperuntukkan bagi mahasiswa di seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia. Program ini memberika kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat berinteraksi dengan mahasiswa dan masarakat di luar negei. Selain itu, juga untuk meningkatkan hard skill dan soft skills, perluasan jejaring, kerja sama, pemahaman sosial budaya dan internasionalisasi sistem pendidikan tinggi di Indonesia.

Adapun mahasiswa yang bisa mengikuti kegiatan ICT ini adalah mahasiswa tingkat Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2 dan S3) berkewarganegaraan Indonesia. Mahasiswa yang terdaftar aktif di perguruan tinggi dengan minimal semester adalah semester 3 pada semester berjalan. Memiliki skor TOEFL minimal 450 atau IELTS minimal 5.00 atau sertifikat kemampuan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya yang setara.

Program ICT ini dilakukan secara daring. Mahasiswa yang lulus seleksi ICT ini, diberikan bantuan biaya dengan uraian sebagai berikut:

1. Bantuan biaya penunjang pendidikan untuk mahasiswa meliputi komponen:

a) Bantuan biaya hidup mahasiswa sebesar Rp. 3.500.000

b) Bantuan biaya pendidikan (dapat berupa biaya registrasi, biaya cetak, sertifikat/transkrip akademik, biaya program, biaya perpustakaan, dan lain-lain sebesar at cost

Baca Juga:  BPS RI Tetapkan Kampus UNP Sebagai Lokasi Pojok Statistik

c) Bantuan pembelian buku dan/atau akses jurnal sebesar at cost

Wakil Rektor I, Dr. Refnaldi, M.Litt selaku Penanggung jawab Program ICT dan Tim ICT tingkat Universitas, Wakil Dekan I, dan Kepala UPT Layanan Internasional, Rusnardi Rahmat Putra, ST.,MT., Ph.D Eng beserta tim untuk memberikan informasi, bimbingan dan monitoring proses pelaksanaan program ICT dari Kemendikbudristek kepada mahasiswa UNP. Kesuksesan program ini tidak lepas dari kerjasama dari Wakil Rektor I dan Tim ICT Tingkat Universitas, UPT Layanan Internasional, Kepala UPT Bahasa UNP Sitti Fatimah, SS., M.Ed., Ph.D dimana UPT Bahasa membimbing mahasiswa untuk perisapan ujian TOEFL.

Proses seleksi yang dilakukan oleh Tim ICT tingkat Universitas yaitu:
1. Pengumuman Informasi kepada mahasiswa melalui Ketua Jurusan/Ketua Prodi;
2. Mahasiswa yang berminat dapat mendaftar di laman http://bit.ly/CreditTransferUNP21;
3. Proses seleksi ditingkat universitas berdasarkan Nilai TOEFL ≥450 dan IELTS miniaml 5.0;
4. Tim ICT tingkat Universitas membuat proposal dan RAB International Credit Transfer yang kemudian dikirim ke Tim POKJA International Credit Transfer di Kemendikbudristek;

Berikut adalah nama-nama mahasiswa UNP yang berhasil lulus pada program ICT 2021 yakni Beta Kurnia Illahi (Pendidikan Fisika- Universiti Pendidikan Sultan Idris ), Hayatul Mardhiah (Pendidikan IPA- Universiti Pendidikan Sultan Idris), Azahra Ezimon (Pendidikan IPA- Universiti Pendidikan Sultan Idris), Hayatul Hanifah (Pendidikan IPA- Universiti Pendidikan Sultan Idris), Hamdani Syahputra (Pendidikan Matematika- Universiti Pendidikan Sultan Idris), Azizah Suswandila (Pendidikan Matematika- Universiti Pendidikan Sultan Idris), Syifa Fairus Tiffahani (Pendidikan Matematika- Universiti Pendidikan Sultan Idris), dan Zulhan Insan Makruf (Teknik Mesin- Universiti Teknologi Malaysia)

Baca Juga:  Pandemi Belum Usai, Mendikbud Siapkan Rp2,6T Internet Gratis

“Alhamdulillah, mahasiswa UNP LULUS sebanyak 8 orang pada program International Credit Transfer. UPT Layanan Internasional akan terus berusaha semaksimal mungkin agar mahasiswa UNP dapat mengikuti program-program internasional di tahun-tahun mendatang. UPT Layanan Internasional akan terus memfasilitasi mahasiswa UNP yang ingin mengikuti kegiatan internasional selanjutnya,” Ujar Kepala UPT Layanan Internasional, Rusnardi Rahmat Putra, ST.,MT., Ph.D Eng kepada Humas UNP.

Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Ganefri, Ph.D dan seluruh civitas academica UNP mengucapkan Selamat kepada 8 orang mahasiswa UNP yang telah lulus pada program ICT yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Hal ini tentu akan menjadi motivasi bagi mahasiswa UNP lainnya untuk dapat mengikuti program-program internasional selanjutnya. Sekali lagi kami ucapkan Selamat!! (ms/hms/ald)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.