Sumbar  

Anggota DPRD Sumbar Irwan Afriadi Ajak Perantau Tunda Pulang Kampung

Padang, Mimbar — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno telah mengeluarkan himbauan agar perantau tidak pulang kampung dulu sampai situasi covid-19 betul-betul aman. Namun oleh sebagian perantau, tampaknya himbauan itu kurang diindahkan. Buktinya, masih banyak perantau pulang, baik melalui jalur darat maupun udara.

Melihat kondisi itu, Anggota DPRD Sumbar, Irwan Afriadi kembali mengajak perantau minang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia untuk menunda dulu rencana pulang kampung, sementara yang sudah sampai harap tidak keluar rumah dahulu selama 14 hari.
Irwan mengingatkan, imbauan gubernur pada perantau untuk menunda dulu kepulangan ke kampung halaman adalah demi kebaikan bersama, guna menekan penyebaran Covid 19 di Sumbar. Berdasarkan data resmi dari situs resmi tanggap darurat provinsi Sumbar sampai hari Rabu, 01 April 2020 penyebaran wabah Corona ini untuk Sumatera Barat sebagai berikut: ODP 2.541 orang, PDP 58 orang, Positiv Corona 12 orang, meninggal dunia 1 orang.

“Untuk perantau yang terlanjur pulang kampung, pemerintah daerah agar melakukan pendataan terhadap mereka secara akurat cepat dan tepat untuk mencegah jangan sampai virus Covid-19 menyebar di kampung halaman,” pungkas Irwan.
Politisi Nasdem yang sudah dua kali menjadi anggota DPRD Sumbar ini mengingatkan kepada Pemda Kabupaten/Kota dan Provinsi Sumbar untuk memantau dan mengawasi secara ketat terhadap arus orang masuk dan keluar daerah dengan mempergunakan alat deteksi (Thermo Gun ) guna memastikan orang tersebut terindikasi negatif atau positif dari Virus Corona.
“Kalau seandainya orang yang masuk dan keluar Sumbar tersebut terindikasi atau di ragukan terjangkit maka harus langsung dilakukan karantina untuk di proses sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Protokoler yang telah ditetapkan oleh Pemerintah,” tutur Irwan.
Anggota DPRD Sumbar ini, menghimbau agar masyarakat mematuhi himbauan pemerintah dalam menghadapi pendemi Virus Corona yaitu tetap di rumah, jangan ke warung, menghindari kerumunan dan berkumpul, menjaga jarak (Physical Distancing), kemudian menerapkan pola hidup sehat dan sediakan waktu berjemur di bawah sinar matahari pada pagi hari
Irwan juga memperingatkan seluruh perantau untuk menahan diri dari pulang kampung. Sebab, tak ada yang tahu jika di perjalanan penumpang membawa virus dan menularkannya pada orang lain yang kesehatannya rentan, seperti orang tua atau anak kecil, juga anak muda, yang sama-sama tak terhindar dari infeksi virus corona.(ms/rls/ald)