Ashelfine Siap Bawa Persiju Menasional

SIJUNJUNG, Mimbar —Pascaterpilih menjadi Ketua Askab PSSI Sijunjung periode 2019-2023 Jumat (30/8) lalu, Ashelfine langsung pergi ke Batusangkar untuk menyaksikan pertandingan Liga 3 Sumbar grup C, antara Persiju kontra PSKB, di stadion Gumarang. Pertandingan berhasil dimenangkan Persiju dengan skor telak, 4 – 0.

Ashelfine.foto. dok

Kemudian pertandingan lanjutan di grup C, Senin (2/9) besok, Persiju akan berhadapan dengan PSBS. Adapun di grup C Liga 3 Sumbar dengan lokasi pertandingan di Stadion Gumarang Batusangkar, Persiju tergabung dengan kesebelasan lainnya seperti GMR FC, PSBS, Persada FC dan PSKB.

“Mudah-mudahan (besok itu) Persiju bisa memetik kemenangan atas PSBS, dan terbuka peluang untuk lanjut ke babak berikutnya di Liga 3,” harap Ashelfine, ketika berbincang-bincang dengan media, Minggu (1/9).

Baca Juga:  Yunike Filmar Juara Satu Pemuda Pelopor Nasional Asal Sijunjung

Sebagai Ketua Askab PSSI Sijunjung, Ashelfine bertekad membawa Persatuan Sepakbola Sijunjung (Persiju) menasional. Berbagai program sudah diancar-ancar agar nama besar Persiju kembali bergaung di tingkat Sumbar, maupun nasional.

Pertama, ucap Pepeng, demikian panggilan akrab Ashelfine, ia berterima kasih kepada voters yang telah memberikan amanah untuk menjadi Ketua Askab PSSI Sijunjung. “Ke depan, yang utama adalah melakukan konsolidasi organisasi, dimana secepatnya menyusun kepengurusan dan program kerja, agar bisa diimplementasikan segera,” tuturnya.

Program kerja itu, lanjutnya, seperti pembenahan lapangan sepak bola yang ada di nagari-nagari, sehingga layak untuk dipakai dalam pertandingan-pertandingan. “Minimal di tiap kecamatan di Sijunjung, punya lapangan sepak bola yang representatif,” ujar Ashelfine, yang berprofesi sebagai notaris itu.

Baca Juga:  Puskesmas Tanjung Gadang jadi Duta Kabupaten Sijunjung

Kemudian pembinaan terhadap bibit-bibit muda, mulai dari tingkat pemula, sampai yang dewasanya. Pembinaan ini harus diiringi dengan diputarnya kompetisi dan diadakannya secara rutin kejuaaran-kejuaraan. Apakah itu antar kelompok umur (sekolah), maupun antar nagari. “Kompetisi sangat strategis untuk melihat potensi dan perkembangan para pemain,” sebutnya.

Mudahan-mudahan dengan bantuan semua pihak, ujar Ashelfine, bisa “tabangkik batang tarandam” nantinya. Dan dari Kabupaten Sijunjung lahir pesepak bola yang berprestasi yang mampu mengharumkan nama kabupaten “lansek manih”, baik di tingkat daerah maupun nasional. (ms/rls/ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *