Banto Royo, Objek Wisata Menarik “Rekreasi Sambil Beramal”

Agam, Mimbar – Destinasi Wisata Banto Royo adalah salah satu objek wisata terbaik yang ada di Kabupaten Agam Sumatera Barat. Objek wisata yang beralamat di Jl. Kaluang Tapi Kenagarian Koto Tangah Kecamatan Tilatang Kamang ini sangat menarik untuk dikunjungi para wisatawan. Selain wahana permainan yang disediakan para wisatawan bisa menyaksikan dan menikmati keindahan alam.

Objek wisata Banto Royo mempunyai luas area yang mencapai 6,5 ha, 80% areanya didominasi oleh perairan. Banto Royo mengkombinasikan wilayah perairan dan daratan sehingga didapati suasana yang asri dan juga sejuk bagi para pengunjung

Taman rekreasi Banto Royo akan memanjakan pengunjung dengan pemandangan alam yang menenangkan hati. Dengan suasana yang asri serta sedap untuk dipandang membuat lokasi wisata yang satu ini layak untuk dijadikan tujuan wisata bersama keluarga, sahabat maupun pasangan.

Selain itu, pengelola sangat memperhatikan kenyamanan bagi pengunjung. Hal ini terlihat dengan penempatan petugas-petugas keamanan di kawasan tersebut.

Banto Royo ini buka setiap hari, dari selasa sampai Minggu. Senin tutup. Lokasi wisata ini mulai buka pada  pukul 10.00 hingga tutup pada pukul 16.30 WIB. Untuk harga parkir dikenai 3 ribu untuk motor dan 5 ribu untuk mobil.

Setelah lelah bermain, pengunjung bisa beristirahat sembari menikmati hidangan yang ada di restoran. Di sana juga ada fasilitas mushola.

Pengelola tempat wisata ini juga telah menyediakan jembatan disekitar telaga, sehingga para pengunjung dapat mngelilingi telaga ini dengan nyaman. di jembatan ini juga sudah siap sedia petugas yang berjaga untuk memastikan keaman para pengunjung.

Baca Juga:  Kunjungan Tim GTP2 Covid-19 Sumbar: Pemkab Agam Cepat Dalam Tracking Kasus Covid-19

Di Banto Royo ini, pengunjung akan menemukan jembatan sebanyak 12 unit yang terbuat dari besi. Terdapat juga saung kecil sebanyak 9 unit yang bisa digunakan untuk bersantai. Pengunjung bisa santai di pondok-pondok ini.

Selain pemandangan telaga yang indah, di lokasi Banto Royo juga terdapat permainan flying fox dan outbond. Pengunjung akan melintasi lintasan flying fox sepanjang 185 meter ini melewati pepohonan dan telaga.

Kemudian pengunjung bisa mencoba wahana yang tidak begitu menantang tapi tetap bisa memberikan sensasi seru yaitu Perahu Air kano

Selain menawarkan aneka wahana permainan seru, Banto Royo juga menyediakan banyak tempat spot foto menarik yang cocok sekali menghiasi laman media sosial. Hasil foto natural dan asri.

Pengelola Destinasi Wisata Banto Royo, Ivan ketika dihubungi via ponsellnya, Rabu (23/12/20) mengatakan, kami menyediakan fasiltas yang bisa pengunjung nikmati di Banto Royo, diantaranya Flying Fox, Sepeda Gantung, wahana bermain anak yang terdiri dari seluncur air, perahu air kano, kolam renang, lapangan basket.

“Selain itu kami juga menyediakan Out Bond dan Van Game serta Indoor Camp yang berguna untuk menginap para wisatawan seperti dialam camping dengan menyediakan tenda-tenda”, kata Ivan.

Dikatakan ivan, Pengunjung Bonto Royo yang ingin menikmati berwisata di lokasi ini akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp 10.000 untuk hari biasa dan Rp 20.000 di hari pekan, khusus untuk anak-anak berusia di bawah 10 Tahun gratis biaya masuk.

“Hasil yang kami dapatkan dari biaya masuk pengunjung wisata kami sumbangkan untuk Masjid, Anak tahfidz, Lembaga Adat Nagari dan lain-lain. “Rekreasi sambil beramal”, tukasnya.

Baca Juga:  Bimtek PKK Payakumbuh Hadirkan Nevi Irwan Prayitno

Dilanjutkan Ivan, karena kita sekarang ini suasana masih dalam Covid-19, sebelum masuk pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan. Diantaranya memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Sebelum Pengunjung masuk lokasi wisata kami menyediakan 5 unit tempat mencuci tangan sekaligus sabun dan tysunya”, ulas Ivan.

Kami berharap para pengunjung nantinya tetap menjaga kebersihan lokasi, ketertiban dan keamanan sehingga membuat para wisatawan nyaman.

“Sesuai dengan edaran Bupati Agam, pada malam pergantian tahun baru 2021 kami tidak akan membuka objek wisata Banto royo”, ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Olagraga Kabupaten Agam, Syatria ketika ditemui mimbarsumbar.id, Rabu (23/12/20) mengungkapakan keberadaan destinasi wisata di Kabupaten Agam, baik yang dikelola Pemerintah, swasta maupun kelompok sadar wisata memberikan sajian berbeda sehingga menarik para wisatawan untuk berkunjung.

“Kita sangat mengapresiasi dan menghargai destinasi wisata yang selalu melakukan perubahan kearah yang lebih baik, sehingga menambah daya tarik pengunjung”, tuturnya.

Dikatannya, salah satu destinasi wisata yang terus melakukan perubahan adalah destinasi wisata Banto royo, dalam diskusi terakhir dengan pengelola, objek wisata tilatang kamang ini akan melibatkan masyarakat sekitar dalam beberapa konteks kegiatan.

“Mudah-mudahan ini berjalan lancar, dan juga dapat dikembangkan oleh destinasi wisata lainnya di Kabupaten Agam”, tukuknya.

Dilanjutkannya, semua tempat wisata termasuk Banto Royo harus menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dan juga diharapkan pengelola juga memberikan himbauan kepada para pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan. (Ms/RiL)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.