Bersaing di Tingkat Nasional, Masyarakat Diminta Bantu Vote Desa Wisata Kubu Gadang

Desa Wisata Kubu Gadang, Padang Panjang. (foto/dok)

PADANG PANJANG, mimbarsumbar.id — Masyarakat Kota Padang Panjang diminta untuk dukung Desa Wisata Kubu Gadang jadi desa terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Dukungan sangat menentukan untuk bisa masuk 75 besar desa terbaik. Caranya gampang, cukup buka channel YouTube @Kemenparekraf, pilih playlist Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023.

Untuk linknya bisa diklik tautan https://www.youtube.com/watch?v=Drjfu0nAW14. Nonton videonya sampai selesai serta like videonya, jangan lupa komen dan subscribe.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Jimmi Saputra, S.Sos, M.PSc, M.T menyampaikan, Senin (21/8), untuk waktu voting ini sangat terbatas, 21-25 Agustus.

“Mohon dukungan kita semua, jangan sampai terlewat waktunya. Karena video yang memiliki like terbanyak berkesempatan menjadi pemenang Desa Wisata Terfavorit ADWI 2023, ” ujarnya.

Adapun indikator yang akan dinilai dalam ADWI 2023 ini, di antaranya daya tarik pengunjung, homestay dan toilet, souvenir, tata kelola lembaga dan digital kreatif.

“Alhamdulillah untuk indikator ini Kubu Gadang sudah memiliki semuanya. Tinggal kita dukung dengan vote yang sangat menentukan penilaian,” sebutnya.

Dijelaskan Jimmi, Desa Wisata Kubu Gadang yang berlokasi di Kelurahan Elok Lubuk, merupakan desa wisata terbaik di Sumatera Barat. Dari segi aksesibilitas, desa wisata ini cukup mudah dicapai. Untuk menuju desa ini dari Bandara Internasional Minangkabau menggunakan transportasi umum dengan waktu tempuh satu jam 30 menit.

Potensi desa ini memiliki hamparan hijau sawah. Kubu Gadang juga semakin elok dan sejuk karena keberadaan Gunung Marapi, Singgalang dan Tandikek, yang dikenal dengan sebutan Tri Arga.

Perlu diketahui, Kubu Gadang sudah melewati beberapa tahap penilaian mulai dari menjadi desa wisata terfavorit 75 Desa Wisata Terbaik ADWI 2023.
Ini dari total 4.500 desa wisata Indonesia yang awalnya tersaring 300 besar dan sekarang masuk 75 besar.

“Ayo sama-sama wujudkan desa wisata berkelas dunia untuk Indonesia bangkit. A Tribute from Indonesia to the World,” tutupnya. (ms/cigus)