Bupati Dharmasraya Minta Kepala OPD Berkontribusi dalam Festival Pamalayu

Bupati Dharmasraya Sutan Riska. foto.dok

Pulaupunjung, Mimbar — Setiap Instansi pemerintahan di Kabupaten Dharmasraya mulai saat ini mempunyai tugas tambahan untuk mensukseskan festival famalayu, hal ini disampaikan oleh Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Bupati Dharmasraya pada pelaksanaan apel gabungan bulan september pada senin 02/09/19.

Sutan Riska Tuanku Kerajaan, dalam amanat yang disampaikannya, baru-baru ini telah dilakukan launching kegiatan festival Pamalayu, “kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam launching festival pamalayu dan talkshow menyingkap tabir sejarah dharmasraya”. Untuk itu ditegaskan oleh bupati, agar pelaksanannya nanti setiap OPD yang ada jangan hanya menonton saja, tetapi harus juga memberikan perannya masing-masing. Jangan hanya mengandalkan OPD bersangkutan saja Budparpora dalam pelaksanaan, puluhan OPD lain di pemerIntahan harus ikut andil.

Baca Juga:  Festival Pamalayu jadi Trending Topic Kelima di Twitter

Orang nomor satu di ranah Cati Nan Tigo ini juga menyebutkan acara ini juga akan dilanjutkan dengan banyak rangkaian kegiatan budaya, pameran artefak kuno, parade kuliner tradisional minang, kesenian tradisi, dan kegiatan seminar ilmiah yang akan berakhir pada 07 januari 2020 tepatnya di hari jadi Kabupaten Dharmasraya ke-16.

Harapan Sutan Riska Tuanku Kerajaan kepada seluruh OPD agar memahami apa itu yang dimaksud dengan kegiatan Festival Pamalayu. Setiap ASN harus mampu menjelaskan kepada khalayak umum tentang kegiatan Festival Pamalayu. Festival Pamalayu ini beranjak dari sejarah ekspedisi pamalayu oleh Singhasari ke Dharmasraya sebagai pusat kerajaan melayu di masa itu. Kemudian narasi yang berkembang adalah ekspedisi tersebut merupakan penaklukan jawa atas sumatera, padahal ekspedisi itu bertujuan membangun persahabatan atau koalisi.

Baca Juga:  Kinerja Makin Baik, LPPD Dharmasraya Peringkat Pertama di Sumbar

“Kita bisa merujuk kepada postingan medsos, dan online, juga sumber lainnya. Festival ini juga untuk mengangkat kembali nilai-nilai tua sebagai pedoman membangun bangsa ini kedepannya”. katanya. Melalui festival ini bupati tampak jelas ingin memperkuat budaya dan persatuan bangsa. (ms/rls/ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *