Bupati Dharmasraya Tinjau Lokasi Longsor di Kecamatan IX Koto

Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan didampingi Kapolres Dhamasraya dan tim saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan IX Koto, Nagari Silago. Foto humas

DHARMASRAYA  (MIMBAR)– Tiga hari terakhir ini banjir menyibukkan kepala daerah dan pihak terkait. Bencana alam ini terjadi mendadak, hujan semalam suntuk membuat air sungai meluap dan beberapa daerah di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) terendam oleh banjir, longsor dan pohon-pohon yang tumbang. Bencana alam juga menimpa Kecamatan Sembilan Koto, Dharmasraya pada Selasa, 22 Januari 2020 kemarin.

Beberapa ruas jalan utama penghubung Nagari Silago dan Nagari Banai masih menyisakan longsoran yang sangat parah, hingga menutupi jalan dan menumbangkan tiang listrik.

Pada Rabu (22/01/2020) pagi, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Kapolres Dharmasraya, AKBP Imran Amir, Kepala Kantor Kemenag Dharmasraya, Asisten III, dan OPD terkait menelusuri jalan Kecamatan Sembilan Koto Dharmasraya.

Baca Juga:  Perkantoran di Dharmasraya Mulai Berhias Sambut Hari Kemerdekaan

Terlihat, beberapa titik jalan di Nagari Silago kondisinya masih tertutup longsoran. Melihat kondisi tersebut, dengan sigap Bupati Sutan Riska langsung mengerahkan aparat dari Dinas PU dan meminta bantuan satu pleton Sabhara Polres Dharmasraya untuk membersihkan longsoran menggunakan alat berat.

Dari laporan Camat Sembilan Koto, di Nagari Banai terdapat rumah tertimpa longsoran, sedangkan Lubuk Karak aksesnya juga belum bisa ditembus dengan mobil, kecuali sepeda motor. Kemudian di Nagari IV Koto Dibauah, Nagari Silago juga kemarin terkena dampak banjir. Hal ini masih didata oleh BPBD dan Dinas Sosial untuk dapatkan bantuan.

Alhamdulillah, kondisinya saat ini air sudah surut, warga sudah beraktivitas kembali,” kata Syaiful Anwar.

Baca Juga:  Laporan Keuangan Pemkab Dharmasraya Dapat Opini WTP

Hingga kedatangan Bupati Dharmasraya ke Sembilan Koto, warga masih mengeluhkan belum normalnya jaringan listrik, karena masih dalam perbaikan oleh petugas PLN terhadap beberapa tiang listrik yang ambruk.

“Saya sudah minta bantuan langsung kepada pihak PLN, agar secepatnya kembali normal,” tutur Sutan Riska.

Kemudian Bupati menyerahkan langsung paket bantuan untuk pemilik rumah yang terkena longsor di Nagari Banai. Terdapat tiga buah rumah warga yang tertimbun tanah longsoran, sehingga mengalami rusak berat. Bantuan yang diserahkan bupati berupa makanan pokok tambahan seperti beras, makanan siap saji, serta lengkap dengan matras tidur, juga pakaian dan lain sebagainya.(ms/rls/ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *