Bupati Mentawai Himbau Aparatur Daerah dan Insan Pers Bersinergi

Penandatanganan kontrak kerjasama Pemkab Mentawai dengan media, Selasa (14/02/23) di ruangan rapat kantor bupati kabupaten Kepulauan Mentawai. (foto/dinda)

Mentawai, mimbarsumbar.id – Bersamaan dengan penandatanganan kontrak kerja sama Dinas Kominfo Mentawai dengan beberapa mediq, Plt Bupati Mentawai Martinus Dahlan menghimbau seluruh aparatur daerah bersama insan pers saling berkontribusi dalam memajukan Mentawai tercinta.

Bupati Martinus, Selasa (14/02/23) di ruangan rapat kantor bupati kabupaten Kepulauan Mentawai, mengatakan, Pemkab Mentawai dalam rangka memajukan Mentawai lebih maju perlu kerja keras dan usaha yang maksimal. Untuk itu dalam jumpa pers yang diadakan oleh Plt bupati Mentawai Martinus Dahlan selain menjalin silaturahmi dengan insan pers, juga bertujuan untuk mengajak awak media agar ikut bekerja sama dengan pemkab Mentawai dalam menyebarkan informasi terkait kegiatan yang ada di Mentawai.

“Dengan adanya kerjasama Pemkab Mentawai dengan insan per akan memudahkan dalam penyebaran informasi baik dari pelosok-pelosok daerah ke kabupaten, maupun dari kabupaten ke provinsi. Kalau kita bekerja tapi tidak terexpos ke luar, seolah olah kita tidak bekerja”l,” ungkap Martinus D.

Pada kegiatan tersebut turut hadir juga Rinaldi (Plt sekda), Hery Robertus (kadis Kominfo), Marcolinus (Kabid komunikasi), dan Sandra Octavia Saket (kasubag protokoler).

Dalam kesempatan ini, Bupati Martinus menyampaikan beberapa perencanaan terkait rencana yang dibuat dalam rangka kemajuan Pemkab Mentawai.

“Dibuat terobosan sehingga menjadi loncatan dalam mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah yang lebih maju dari kita,” ungkap Martinus.

Rencana tersebut diantaranya pembangunan mall pelayanan publik, pengadilan negeri, pengadilan agama, kantor pos, bulog, pengadaan pangan dan pembangun infrastruktur lain.

“Misalnya jalan, perumahan, pemukiman, rumah layak huni. Sehingga apapun bentuk pelayanan terhadap masyarakat dipusatkan pada satu tempat saja,” ucap Martinus D.

Martinus Dahlan juga mengatakan Kajian perencanaan pembangunan harus dimulai dari sekarang. Pada tahun 2024 pengadaan lokasi pembangunan sehingga 2025 sudah dapat dilaksanakan pembangunan. (ms/dinda)