Tilik Pikir

Pendidikan dan Ketimpangan Sosial

Oleh: Muhammad Irsyad Suardi (Mahasiswa Pascasarjana Sosiologi Universitas Andalas) Penyebab salah satu faktor tidak meratanya pendidikan keseluruh pelosok negeri dikarenakan akses masuk yang belum merata keseluruh pelosok negeri. Keadaan ini menjadi sebab utama tidak berjalannya proses pendidikan dengan baik ditiap tempat yang belum mendapat akses pendidikan, sehingga berdampak luas kepada ketimpangan sosial yang mengakibatkan pertumbuhan di wilayah yang mendapat akses pendidikan lebih cepat tumbuh daripada wilayah yang belum menyentuh pendidikan

Demo, Menasehati Penguasa dan Cerminan Nilai Mahasiswa

Oleh: Muhammad Irsyad Suardi (Mahasiswa Pascasarjana Sosiologi Unand) Sebelum UU Omnibus Law, UU KPK juga direvisi 4 bulan lalu. Peserta demo jauh melonjak besar dibanding UU KPK lalu. Dalam video yang tersebar terlihat peserta demo para mahasiswa penuh sesak memenuhi badan jalan DPRD Sumbar beberapa hari lalu. Ini jauh berkali-kali lipat peserta yang demo dibanding 4 bulan lalu. Muncul pertanyaan, berhasilkah dengan banyaknya peserta demo mengubah kebijakan pemerintah? Tentu saja

UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Ketimpangan

Oleh: Dr.Naslindo Sirait, (Pemerhati Ekonomi dan Ketenagakerjaan) Pasca penetapan UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang saat ini ramai ditolak oleh kelompok buruh dan mahasiswa. Selintas, UU Omnibus Law ini memang menjadi pilihan efektif dan efisien untuk harmonisasi dan penyelarasan peraturan perundang undangan. Sekali pukul langsung mengena kepada berbagai sasaran yang dituju, misalnya kemudahan berusaha, kemudahan berinvestasi, kemudahan dalam pengadaan tanah, dukungan insentif fiskal di Kawasan Ekonomi Khusus, dan penyederhanaan

Rakyat Tidak Butuh Pemimpin Arogan dan Serakah

Oleh: Dedi Candra (Pemerhati Sosial Politik/Pemimpin Umum Majalah Rantau) Banyak hal menarik yang perlu saya sampaikan dalam tulisan saya dalam mencari pemimpin Sumbar ke depan. Karena saat ini sedang berlangsung Pilkada Serentak guna mencari di 270 daerah, provinsi dan kabupaten kota dimana pemungutan suara akan berlangsung 9 Desember 2020 mendatang. pemimpin menjadi Bupati Kabupaten Lima Puluh kota, bupati dan walikota, khususnya di-Provinsi Sumatera barat yang kebetulan, pada 9 Desember 2020

Resesi Sosial

Oleh:  Muhammad Irsyad Suardi (Mahasiswa Pascasarjana Sosiologi Universitas Andalas) Para pengamat, ekonom, akademisi dan kementerian keuangan, hampir memastikan akan terjadi resesi diakhir 2020. Semua gamang, cemas, berpikir keras, bahkan, ada yang mulai menjual seluruh aset agar kerugian tidak melebar jauh. Semua sektor terdampak, swasta, pemerintah, asing dan pedagang kecilpun ikut terhempas. Menurut OECD, dalam laporan Proyeksi Ekonomi Juni 2020, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 2,8 persen. Dengan asumsi, lonjakan terjadi