Dedi Bachtiar Ikut Merumput di Lapangan Mini Soccer Bersama Tim Jurnalis Sumbar

Dedy Bachtiar ketika menggiring bola ke gawang Soccer Jurnalis dalam friendly match, Jumat (12/1/2024) di lapangan mini soccer GOR Agus Salim Padang. (foto/dok)

PADANG, mimbarsumbar.id — Calon Legislatif DPR RI Dapil Sumbar Satu, Dedy Bachtiar ikut merumput dalam pertandingan friendly match antara Tim Soccer Jurnalis melawan PJKIP Sumbar. Skor berakhir 6-4 (2-2) dimenangkan Soccer Jurnalis di Lapangan Mini Soccer Saudagar Minang, Kompleks Gor. H. Agus Salim, Padang, Jumat, (12/1) siang.

Pertandingan yang berlangsung meriah dan penuh keakraban itu, menciptakan 10 gol. Kedua tim sama-sama tampil menyerang. Babak pertama tercipta 4 gol, dan babak kedua 6 gol.

Gol-gol Soccer Jurnalis diciptakan oleh Fardianto, Ade Suhendra (2 gol), Boban Yr, Adrian Toaik Tuswandi, Bima Prasetya (penalti).
Sementara itu, gol-gol PJKIP Soccer dihasilkan oleh Jamaldi (2 gol), Roni Barat, dan Awen.
Pertandingan 2X20 menit yang dipimpin wasit Muqi berlangsung dengan tempo tinggi. Kedua tim saling serang.
Babak pertama berakhir imbang 2-2. Namun, di babak kedua Soccer Jurnalis mengakhiri perlawanan PJKIP walaupun sempat tertinggal 4-2.
Tapi, Soccer Jurnalis berhasil come back (mengejar ketertinggalan) dan balik unggul 6-4 pada sisa waktu yang ada.
“Alhamdulilllah, kami menang. Lawan bermain bagus, buktinya kami sempat tertinggal 4-2 di babak kedua. Tapi, kami bangkit dan balik unggul 6-4,” kata Adrian Tuswandi, pemain Soccer Jurnalis.
Sementara itu, Ketua PJKIP, Almudazir, mengatakan, kalah menang hal biasa karena skor hanya sebuah perbedaan di dalam lapangan.
“Ini pertandingan silaturahmi, lawan main bagus, PJKIP juga, tetapi karena dalam pertandingan ada pemenang, Soccer Jurnalis menang,” tutur Almudazir.
Almudazir menambahkan, pertandingan persahabatan ini didukung oleh Dedi Bachtiar. Dedy yang hobi bola ini tertantang ketika mengetahui jurnalis di Sumbar punya tim mini soccer.
“Kami berterima kasih kepada Bro Dedi Bachtiar, yang telah memfasilitasi pertandingan ini, sehingga tumbuh jiwa semangat olah raga dan rasa persaudaraan,” ucap Almudazir.
Sementara itu, Dedi Bachtiar mengatakan, gagasan pertandingan ini bermula dari ia melihat postingan Adrian Tuswandi sebagai pemain terbaik.
“Saya lihat dari postingan rekan rekan jurnalis, seperti Bro Toaik, lalu saya tanya dan mereka siap sehingga tercipta pertandingan ini,” ucap Dedi yang pernah menjadi manajer Persija Jakarta. (ms/ton)