Departemen Psikologi FPK Gelar FGD Bersama Pakar Teknologi Informasi dan Komunikasi UPI

PADANG, mimbarsumbar.id — Departemen Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UNP menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Pakar Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Holin Sulistyo.

FGD membahas Pengembangan Riset dan Asesmen Psikologi Berbasis Digital di Era Big Data.
Dalam paparannya Holin menyampaikan bahwa, pembelajaran mesin adalah metode analisis data yang mengautomasi pembuatan model analitik. Ini adalah cabang dari kecerdasan buatan yang berdasarkan ide bahwa sistem dapat belajar dari data, mengidentifikasi pola dan mengambil keputusan dengan sedikit intervensi manusia. Selanjutnya juga dijelaskannya bahwa dalam bidang psikologi, kecerdasan buatan (AI) dan psikometri dapat dikombinasikan untuk menciptakan berbagai aplikasi, seperti tes psikologi online, aplikasi bercerita dengan autoreply atau chatbot, tes psikologi secara virtual dengan penggunaan eye-tracking, dan teknologi sensor untuk menganalisis perilaku tertentu.
Lebih jauh, ia juga memberikan penjelasan bahwa pembelajaran mesin juga dapat digunakan dalam penelitian psikologi untuk mempermudah penyebaran informasi dan pengolahan data². Misalnya, dalam bidang psikometri, yang merupakan studi tentang pengukuran atribut psikologis, pembelajaran mesin dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan dalam memahami konsep pengukuran dalam psikologi. Hanya saja katanya lagi, meskipun pembelajaran mesin dan AI memiliki potensi besar dalam bidang psikologi dan psikometri, mereka juga menimbulkan pertanyaan etis dan praktis yang harus ditangani dengan hati-hati. Misalnya, bagaimana memastikan privasi dan keamanan data, bagaimana menghindari bias dalam algoritma, dan bagaimana memastikan bahwa penggunaan teknologi ini tidak menggantikan, tetapi melengkapi, keahlian dan penilaian klinis manusia.
Holin Sulistyo dalam sesi FGD, juga menjelaskan bagaimana pemanfaatan pembelajaran mesin dalam Psikometri, serta berbagai aspek lainnya, diantaranya tantangan serta kesiapterapan teknologi (TKT) dalam memanfaatkan pembelajaran mesin.  Dalam akhir paparannya Holin mengelaborasi mekanisme kerja mesin learning dalam mengolah data psikologi.
FGD berlangsung dinamis, karena terjadi dialog yang antar peserta dan narasumber untuk lebih mendalami persoalan pembelajaran mesin dalam pelaksanaan riset psikolgi. Selain sebagai narasumber dalam FGD, Holin Sulistyo juga membuka peluang bagi terjalinnya kerjasama dalam pengembangan digitalisasi berbagai instrumen psikologi, konten pembelajaran, dan juga e-book, serta piranti lainnya yang dibutuhkan oleh dunia pendidikan termasuk riset di era digital yang berkembang saat ini.
Tawaran ini disambut baik oleh Kadep Psikologi Dr. Mardianto dan menyatakan kesiapannya menindaklanjuti bersama semua dosen yang ada untuk keperluan tersebut. Di sisi lain Dekan FPK, Dr. Suryanef, M.Si. juga menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi jalinan kerjasama yang nantinya akan dikembangkan oleh kedua belah pihak. Karena katanya lagi, saat ini kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi poin penting bagi pengembangan kelembagaan termasuk berbagai aspek lainnya, misalnya kompetensi sumberdaya manusia, riset, serta publikasi dan hal lainnya. (ms/*/ald)