Sumbar  

Dihuni 70 Lansia, Gubernur Mahyeldi Tinjau Panti Sosial Tresna Werdha KSI Batusangkar

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah meninjau pelayanan Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu di Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (12/8/2023). (foto dok,/adpsb)

BATUSANGKAR, mimbarsumbar.id — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah meninjau pelayanan Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Kasih Sayang Ibu di Kabupaten Tanah Datar yang melayani puluhan orang lanjut usia (lansia) terlantar. Setelah lakukan inspeksi Gubernur menyebut pengelolaanya bagus, lokasinya bersih dan petugas pun melayani dengan hati.

“Kami ingin memastikan pelayanan di panti lansia yang dikelola Dinas Sosial Sumbar ini berjalan optimal,” katanya di Batusangkar, Sabtu (12/8/2023).

Dalam peninjauan itu, Gubernur Mahyeldi tampak berbincang hangat dengan para lansia, beberapa kali Mahyeldi terdengar menanyakan masukan terkait ketersediaan fasilitas dan kualitas layanan kepada para penghuni.

Menurutnya, itu penting karena bagaimana pun yang dilayani itu adalah manusia yang telah berusia lanjut sehingga dalam pelayanan petugas harus mengedepankan pendekatan hati.

“Rata-rata, orang tua kita yang ada di sini merasa nyaman karena tempatnya memang sangat bersih dan petugas memberikan pelayanan dengan hati,” ujarnya Gubernur.

Ia juga menyebut, saat ini Dinas Sosial Sumbar sedang melakukan sejumlah perbaikan untuk bangunan yang mulai rusak dimakan usia. Syukurnya proses renovasi itu tidak terlalu mengganggu operasional panti, sehingga pelayanan tetap dapat berjalan seperti biasa.

Sementara itu dalam kegiatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Sumbar, Arry Yuswandi mengatakan warga lanjut usia yang dilayani di PSTW saat ini berjumlah 70 orang, dengan rincian 50 orang pria dan 20 orang perempuan.

“Rata-rata lansia yang dilayani di sini adalah yang terlantar atau tidak mendapat perhatian pihak keluarga,” katanya.

Ia kemudian menjelaskan, beberapa bentuk pelayanan yang diberikan kepada lansia di PTSW KSI itu diantaranya, makan minum, sandang, kebutuhan harian, layanan kesehatan, bimbingan rohani, olah raga, bimbingan keterampilan, dan bimbingan psikologi. (ms/adpsb)