Disdikbud dan Yasekora Pessel  Lahirkan Generasi emas Lewat Pelatihan Identifikasi Bakat Siswa

Painan, Mimbar — Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan mengidentifikasi, mendeteksi pengembangan bakat olahraga siswa SD, TK/PAUD dengan melibatkan para guru untuk melahirkan generasi emas dimasa mendatang.

“Program identifikasi dan pengembangan bakat akan digulirkan pada tahun mendatang. Untuk itu sebanyak 80 guru SD dan TK/PAUD akan dihadirkan guna meningkatkan kompetensi dan kualitas SDMnya melalui pelatihan,” ujar Bupati Pessel Hendrajoni melalui Kepala Disdikbud Pessel, Suhendri, MSi di Painan, Selasa (30/6).

Pemkab Pessel berharap program yang merupakan kerjasama dengan Yayasan Sekolah Olahraga (Yasekora) ini dapat melihat keberbakatan anak pada olahraga secara umum dan kecabang olahraga secara khusus.

Baca Juga:  Penyuluh Pertanian Lengayang Tetap Genjot Produktivitas Petani

Kepala Disdikbud Pessel, Suhendri menerangkan, untuk melahirkan generasi emas di Aula Disdikbud Pessel pada Sabtu, 4 Juni 2020 mendatang, sebanyak 80 guru SD dan TK/PAUD disiapkan mengikuti pelatihan Talent Identification and development ins Sport (TID).

Agar modul panduan pelatihan identifikasi bakat dikuasai dengan baik, Prof Syahrial Bakhtiar hadir sebagai salah seorang ilmuan olahraga dan selaku Ketua Tim TID Indonesia.

“Kami menyadari Orientasi bakat terkait dengan deteksi bakat dan bertujuan memotivasi anak- anak untuk memilih olahraga yang cocok sesuai dengan karakteristik mereka. Bahkan untuk
beberapa cabang olahraga, orientasi bakat dilakukan sejak awal,” ujar Suhendri.

Baca Juga:  Di Bawah Kepemimpinan Bupati Hendrajoni, Produksi Persawahan Pessel Maksimal

Dikatakannya, peserta pelatihan TID ini membawa laptop, memakai pakaian olahraga dan mematuhi protokoler Covid-19. (ms/age)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.