Buya Bagindo M Letter Rindukan Kepemimpinan Donny Moenek

Sesjen DPD RI Reydonnyzar Moenek bersama Buya H. Bagindo M. Letter. foto.dok

Padang, Mimbar — Kunjungan Ketua Sekretaris Jenderal (Sesjen) DPD RI, Reydonnyzar Moenek ke Sumbar,  mengunjungi sejumlah tokoh masyarakat, bundo kanduang, alum ulama dan cadiak pandai.  Kunjungan ini dimakaudkan untuk menyerap aspirasi terkait dengan tugas dan fungsi DPD RI sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah di pusat.

Setelah sebelumnya mengunjungi Ketua Bundo Kanduang Sumbar Prof. Puti Rencana Raudhatul Jannah Thaib di kediamannya, dilanjutkan Donny Moenek dengan mengunjungi kediaman Drs. Tuanku Bagindo H. Muhammad Leter atau yang akrab dipanggil Buya Bagindo Leter. Donny Moenek mengaku sedang melakukan kunjungan kerja dan menyerap aspirasi masyarakat terkait jabatannya selaku Sesjen DPD RI.

Buya Leter yang saat ini berusia 86 tahun merupakan seorang ulama Indonesia asal Sumatera Barat. Buya Letter  dikenal cukup sering memberikan ceramah agama di media elektronik dan aktif menulis. Saat ini Buya sedang menulis buku dengan judul “Proses Bersenyawanya Adat Basandi Syarak di Minangkabau”.

Buya mengaku senang dikunjungi Mantan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri ini, “Waktu ananda Donny jadi Pj Gubernur, tiap sebentar kami berdiskusi. Donny ini tidak segan-segan untuk minta pendapat pada kami yang tua-tua,” ungkap Buya Letter.

Lebih lanjut Buya Leter menyebutkan bahwa meskipun Donny Moenek hanya sebentar jadi Pj Gubernur akan tetapi sudah banyak yang diperbuatnya.

“Saya ingin gubernur ke depan itu yang bisa menggelitik pusat, karena dana kita ini sedikit. Jadi, kita perlu gubernur yang bisa menambah dana kita. Kini yang dekat pusat itu yang nampal hanyalah ananda Donny Moenek.” tegas Buya yang telah memiliki 8 anak dan 23 cucu.

Buya juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi generasi muda Sumbar, “Sekarang anak muda banyak yang tidak punya ketrampilan. Sekarang lahan dikatakan tidur, mana pula ada lahan tidur, yang tidur itu orangnya. Pemerintahlah yang mestinya mendorong agar rakyatnya jangan tertidur.” Kata Buya yang mendapatkan gelar Sarjana S2-nya dari Jurusan Pendidikan Agama Islam, IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Donny Moenek mengungkapkan rasa terimakasih atas sambutan dan nasihat Buya Leter, “Buya Leter sudah saya anggap sebagai orangtua saya. Oleh sebab itu, saya ke mari ibarat pulang ke rumah sendiri. Saya taragak benar dengan Buya. Sudah lama tak bersua. Saya senang melihat Buya sehat dan bahkan masih aktif sebagai pembicara dan penulis. Saya sudah mencatat apa yang menjadi saran Buya agar Sumatera Barat dapat semakin maju di kemudian hari. Insya Allah Buya,” Ungkap pria kelahiran Padang ini sembari memeluk Buya Letter. (ms/ald)