Gelar Upacara Peringati Haornas, Peran Kementerian PUPR Bangun Sarana dan Prasarana Olahraga

Upacara peringati Haornas ke-36 di Kementerian PUPR. foto.dok

Jakarta, Mimbar  – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan upacara bendera memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-36 Tahun 2019 di Lapangan Sapta Taruna Kampus Kementerian PUPR, Senin (9/9/2019). Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Ekonomi dan Investasi Mohammad Zainal Fatah dan dihadiri oleh Pejabat Tinggi Madya, Pratama serta pegawai Kementerian PUPR.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ketika mengikuti eksebisi gateball golf PUPR. foto.dok

Dalam memasyarakatkan olahraga dan meningkatkan prestasi olehraga nasional, Kementerian PUPR berperan melalui pembangunan sarana dan prasarana. Sebanyak 35 venue yang dibangun Kementerian PUPR untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan Asian Games ke-18 tahun 2018 lalu.

Dari jumlah tersebut, 15 venue berada di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta kini digunakan untuk event-event olahraga baik nasional maupun internasional. Selain venue juga dilakukan penataan kawasan GBK sebagai ruang terbuka hijau yang menjadi paru-paru kota Jakarta. Kini kawasan GBK setiap hari menjadi pusat aktivitas warga kota berolahraga dan penyelenggaraan berbagai event olahraga.

Baca Juga:  PS. Nagari Katapiang Juara Liga Desa Nusantara Tingkat Sumbar

Kementerian PUPR juga membangun 14 sarana pendukung (non-venue) seperti Wisma Atlet Kemayoran dan Jakabaring, serta penataan kawasan kompleks GBK dan Jakabaring di Palembang.

Saat ini, Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan empat arena olahraga (venue) untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua tahun 2020. Empat arena olahraga sedang dibangun Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya di Kabupaten Jayapura, yakni arena aquatic dan Istora Papua Bangkit di kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan venue Cricket dan Lapangan Hockey (indoor dan outdoor) di kompleks olahraga Doyo Baru, Distrik Waibu.

Dukungan bagi pengembangan olahraga nasional lainnya adalah pembangunan Stadion Manahan di Kota Solo, Jawa Tengah. Stadion Manahan memiliki kapasitas 20.000 penonton menggunakan kursi tunggal (single seat) yang dibangun agar dapat menjadi venue event olahraga skala nasional dan internasional.

Baca Juga:  Sukses di Kejurnas, Porkemi Sawahlunto Didukung PTBA UPO

Beberapa infrastruktur yang dibangun maupun rehabilitasi oleh Kementerian PUPR seperti danau, waduk, dan saluran irigasi juga dimanfaatkan sebagai sarana olahraga air seperti Daerah Irigasi Rentang di Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka untuk olah raga dayung kategori Kano Slalom, Waduk Jatiluhur, Danau Rawa Pening, Teluk Youtefa dibawah Jembatan Holtekamp digunakan sebagai lintasan dayung dan jet ski.

Di tingkat kawasan permukiman, Kementerian PUPR menambah ruang publik sebagai ruang interaksi dan olahraga masyarakat melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Kotaku menyasar kawasan yang sebelumnya kumuh dan sempit menjadi kawasan yang lebih tertata. Pelaksanaan Program KOTAKU dilakukan bersama antara Kementerian PUPR dengan Pemerintah Daerah menggunakan pola pemberdayaan masyarakat.

Dalam olahraga Gateball, Kementerian PUPR mendorong minat masyarakat akan olahraga yang relatif baru berkembang di Indonesia ini dengan membangun lapangan dan menyelenggarakan turnamen Gateball di Balai Besar/Balai Kementerian PUPR di daerah. (ms/rls/ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *