Gubernur Mahyeldi Heran, Banyak OPD Sumbar tak Ikut Monev Keterbukaan Informasi Publik

Ketua KI Sumbar Nofal Wiska didampingi komisioner Adrian Tuswandi dan Arif Yumardi melaporkan ke Gubernur Mahyeldi kegiatan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang digelar Desember 2021 mendatang. foto.dok

Padang, Mimbar — Komisi Informasi (KI) Sumbar laporkan monitoring evaluasi (Monev) badan publik jelang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (AKIP) kepada Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi.

Ketua KI Sumbar Nofal Wiska, Waki Ketua Arif Yumardi, Komisioner Tanti Endang Lestari dan Adrian Tuswandi diterima Buya Mahyeldi di Istana Gubernur, Jumat 26 November 2021.

“Kami melaporkan ke Buya Gubernur soal proses akhir dari Monev KI Sumbar tahun 2021 menuju Anugerah KIP 2021, pagi ini kepada Buya Gubernur,” ujar Nofal Wiska.

Buya Gubernur menyatakan kerja evaluasi yang dilakukan KI Sumbar bagian dari cita besar birokrasi yaitu good and clean goverment.

Baca Juga:  Tiga BUMN Tak Hadiri Sidang Sengketa Informasi, Majelis KI Sumbar Segera Surati Termohon

“Saya mendukung dan siap memberikan penguatan kepada jajaran PPID Utama di Pemprov Sumbar,” ujar Buya Gubernur.

Buya juga heran dan tidak habis pikir terkait masih banyaknya OPD di Pemprov yang tidak menjalankan keterbukaan informasi publik. Ketua Monev KI Sumbar Tanti mengatakan dari 51 OPD di Pemprov kurang dari 50 persen berpartispasi pada program tahunan KISB ini.

“Sebetulnya harus berjalan karena struktur dan standarnya sudah ada, PPID Pembantu itu harus conecting dengan PPID Utama Pemprov Sumbar, KISB harus memberikan laporan lengkap Monev tahun ini,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga:  Sekdaprov Alwis : Sumbar Harus Informatif

Selain itu Nofal juga meminta kesediaan Gubernur untuk hadir pada hari anugerah pada 6 Desember 2021.

“Selain itu juga mohon Buya menjadi pembicara utama dan membuka workshop jurnalis keterbukaan informasi publik Sabtu besok di Grand Zuri Primiere,” ujar Nofal Wiska.

Arif Yumardi mengatakan KI Sumbar sangat terbantu dengan komitmen dan konsisten Buya Mahyeldi untuk memperkuat ketebukaan informasi publik di Sumbar.

“Mendegar keseriusan Buya membenahi PPID di Pemprov Sumbar mencari secercah harapan makin terang benderangnya keterbukaan informasi publik di badan publik se Sumbar,” ujar Arif.(ms/*/rko)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.