Gubernur Sumbar Terpilih Siap jadi Keynote Speaker Diskusi Dampak Ekonomi Jalan Tol

Anggota JPS Sumbar saat audiensi dengan Gubernur Sumbar terpilih H. Mahyeldi Ansharullah. foto.dok

Padang, Mimbar — Walikota Padang dua periode yang telah ditetapkan oleh KPU sebagai Gubernur Sumbar terpilih dalam Pilkada 2020 lalu, menyatakan kwsiapannya untuk menjadi keynote speaker dalam diskusi jalan tol yang digelar Jaringan Pemred Sumbar (JPS). Diskusi ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi Sumbar ke depan.

Kesiapan itu disampaikan Buya Mahyeldi saat menerima audiensi tim JPS, Senin (22/2) di rumah dinas walikota Padang.

“Kita harapkan sekali pak Mahyeldi hadir ssbagai lembicara utama oada Diskusi JPS Kamis 25 Februari 2021,” ujar Koordinator JPS Heri Sugiarto, di Palanta Rumah Dinas Wako Padang.

Baca Juga:  Permohonan Ditolak MK. Mahyeldi-Audy Sah Sebagai Gubernur Sumbar Terpilih

Diskusi bertemakan “Membangun Konektifitas Ekonomi Sumbar Lewat Jalan Tolk. Selain Wako Padang atau Gubernur terpilih, pembicara lain yang tampil, Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas, Bupati terpilih Padang Pariaman Suhatri Bur, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Sumbar Sengaja Budi Syukur. Tentu yang membangun jalan Tol yaitu Kapro PT HKI Defi Adrian. Juga dari Akademisi Prof Weri Darta Taifur dan Asrinaldi dwngan Host diskusi Ilham Adelano Azre.

“Diskusi dihadiri Pemred media cetak dan online. Tol Sumbar-Riau proyek strategis nasional yang mendapatkan atensi Presiden Joko Widodo, JPS memandang ini harus menjadi kerja strategis media pula,” ujar Almudazir, Panitia Pelaksana Diskusi JPS yang juga owner media online mimbarsumbar.id.

Gubernur Sumbar terpilih Mahyeldi mengatakan kesediaan hadir ssbagai pembicara utama diskusi yang digelar JPS.

Baca Juga:  Leonardy Apresiasi JPS Menggali Suka Duka Gubernur IP 10 Tahun Memimpin Sumbar

“Insya Allah saya hadir membuka ya? Hanya undangan Presiden dan Gubernur saja yang bisa batalkan ambo (saya) hadir,” ujar Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, Tol Sumbar-Riau adalah program strategis nasional.

“Semuanya sudah siap, hanya soal komunikasi ke lapangan, karena ini program strategis harus sukses di Sumbar. Banyak solusi dengan adanya komunikasi jika terkendala pembangunan tol tersebut,” ujar Mahyeldi. (ms/rls)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.