Hampir 60 Juta Dana Terkumpul, Bukti Kepedulian Masyarakat pada Labor Kesehatan Unand

Yul Akhyari Sastra, Tim Kawal Covid-19 Sumbar. foto.dok

Padang, Mimbar — Tim Kawal Covid-19, betul-betul prihatin terkait terabaikannya penanganan Covid-19 di Sumbar. Labor Diagnostik dan Riset Fakultas Kedokteran Unand, yang selama ini dibangga-bangakan Sumbar, kini dalam kondisi sekarat, dimana tidak adanya anggaran dari pemerintah sejak tujuh bulan lalu.
“Alhamdulillah, memang labor kesehatan yang dipimpin Dr. Andani Eka Putra ini masih tetap berjalan, meski dalam kondisi yang memprihatinkan,” jelas Yul Akhyari Sastra, dari tim Kawal Covid-19 kepada wartawan, Selasa (3/8/2021) di sebuah cafe di Padang.
Ditegaskan Yul, sejak tujuh bulan lalu, Labor Fak. Kedokteran Unand tersebut, yang selama ini diandalkan untuk melakukan penelitian terhadap Covid-19, justru sedang “terpapar” kekurangan biaya operasional.
“Labor kesehatan ini sangat vital dalam penanggulangan Covid-19 di Sumbar. di sini semua data berapa yang positif dan sembuh dari covid-19 setiap harinya di Sumbar. Jadi, jelas vital peran labor ini. Tapi kini, khususnya sejak tujuh bulan lalu, dana operasionalnya tidak lagi dicover oleh pemprov Sumbar,” ujar Yul.
Karena itu, berangkat dari keprihatinan itu, lanjut Yul, sejak Selasa pagi, Tim Kawal Covid-19, telah menggalang donasi dari berbagai pihak. Bahkan sudah mendapat respon dari Owner Kosmetik Wardah, Nurhayati Subakat dan siap membantu kondisi yang dialami Labor FK Unand.
“Alhamdulillah, sejak pagi tadi, ternyata pengggalangan dana ini mendapat respon positif dari berbagai pihak guna mengatasi kendala yang dihadapi Labor Kesehatan FK Unand. Sekitar 60 juta donasi udah terkumpul, moga terus bertambah,” jelas Yul sembari menambahkan, donasi dapat disampaikan ke rekening Bank Mandiri, No. 111.000.8888.667 a.n Sari Lenggogeni.
Sementara Wakil Rektor IV Unand, Hefrizal Handra dalam zoom metting menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Pemprov Sumbar, guna mengatasi kesulitan pembiayaan yang dialami labor FK Unand.
“Pihak Pemprov mengatakan bahwa saat ini masih dalam proses. Dijanjikan dalam waktu dekat akan diselesaikan,” ujar Hefrizal.
Menanggapi hal itu, Yul berharap hal itu tidak sekedar janji manis Pemprov Sumbar, karena kondisi labor kesehatan ini betul-betul dalam kondisi memprihatinkan.
“Kita lihatlah dalam seminggu ini, moga janji pemprov itu benar-benar terealisasi. Kalau itu, itu memang keterlaluan. Meski begitu, penggalangan dana akan tetap kita lakukan sampai batas yang belum ditentukan. Kita lihatlah situasinya,” ujar Yul. (ms/rko)

Baca Juga:  Hihh.. Banyak Air Galon Isi Ulang Mengandung Bakteri E Coli, Ini Ciri-cirinya

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.