Hj. Emma Yohanna Dorong Anggota IWAPI Sumbar Gerakkan UMKM

Emma Yohanna
Ketua IWAPI Sumbar Hj. Emma Yohana. foto.dok

Padang, Mimbar — Emma Yohana, Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sumatera Barat, mendorong perempuan menggerakan perekonomian. Khususnya anggota dan anggota muda IWAPI yang memiliki semangat kreativ sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UKMK).

Salah satunya dengan melaksanakan Seminar dan Talkshow Ekonomi yang menghadirkan pembicara Rektor UNP, Prof Ganefri, PhD dan Ketua Umum IWAPI Pusat, Nita Yudi MBA adalah Dr Hendri Saparini, Komisaris Utama PT Telkom.

Teknologi digital

Hal itu seiring dengan bertumbuh berkembangnya teknologi digital. “Jejaring dapat dimaksimalkan dengan penggunaan teknologi berbasis digital, yang tidak mampu menguasai teknologi akan jauh tertinggal”, ujar Emma Yohanna. Disampaikan saat memberikan sambutan pada seminar itu di Hospitality UNP, Rabu (30/1).

Baca Juga:  Hujan Satu Jam Saja, Kota Padang Sudah Dikepung Banjir

Sebagai bentuk komitmen untuk bersama-sama memajukan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) khususnya di Sumbar, IWAPI yang dipimpin Emma Yohanna berkeinginan memajukan usaha kecil menengah ditengah era digital saat ini.

“Melalui seminar dan talkshow paling tidak meng-upgrade pengetahuan ibu ibu dalam usaha meraup profit lebih banyak menghadapi ekonomi tahun 2019. Kami juga mengajak calon angota muda untuk ikutan di Seminar dan Talkshow ini”, ujar Emma, yang anggota DPD-RI itu.

Lebih jauh Emma Yohanna mengatakan UMKM harus berbenah diri dengan melakukan pembenahan disisi sumber daya manusia. Berbenah agar kompeten dan mampu mengikuti perkembangan zaman di era digitalisasi. Hak pekerja seperti upah dan jaminan sosial menjadi hal penting untuk melindungi pekerja agar dapat meningkat produktifitasnya. Pemasaran produk dan jasa mau tidak mau harus mengikuti perkembangan zaman, era digital ini membuat tidak ada batasan lagi untuk memasarkan produk dan jasa.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Kota Padang Gelar Pasar Murah Ramadhan

Ada produk dan jasa yang akan tergerus dan mati di era digitalisasi ini, tapi disisi lain akan tumbuh bisnis dan pekerjaan lain yang juga memberi harapan dan kesempatan kerja bagi banyak orang. Kompetensi dan jaminan sosial yang adil adalah dua hal yang akan mampu membawa UMKM bersaing dipasar domestic dan global. (Agusmardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *