HM Nurnas Kukuhkan Forum Jurnalis KIP Pertama di Indonesia

HM Nurnas serahkan pataka kepada ketua FJ KIP Revdi Iwan Syaputra. foto.dok

Padang, Mimbar — Pembina Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJ KIP) HM Nurnas mengukuhkan kepengurusan FJ KIP Sumbar di Kryad Bumiminang Hotel Padang, Jumat (6/12/2019).

HM Nurnas yang juga penerima anugerah Achievment Motivation Person 2019, saat pengukuhan, berharap semua wartawan yang tergabung dalam FJ KIP mempunyai komitmen yang kuat dalam mengawal transparansi dan keterbukaan informasi badan publik di Sumbar.

“Kedepannya kita berharap FJ KIP menjadi ujung tombak transparansi dan keterbukaan informasi khususnya di Sumbar. Targetnya, semua badan publik yang memakai anggaran pemerintah bisa membuka ruang akses bagi publik untuk mengetahui penggunaan angglgran dan transparansi yang sesuai dengan UU No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi” ujar HM Nurnas yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar.

Baca Juga:  Polri Raih Kepercayaan Publik, Ini Penyebabnya

FJKIP Sumbar yang telah dideklarasikan ini, lanjut HM Nurnas kedepannya bisa terus mengawal badan publik serta tantangan Sumatera Barat sebagai Provinsi Informatif.

“Saya atas nama pribadi mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus FJKIP yang telah dideklarasikan karena FJKIP ini pertama dari 34 Provinsi di  Indonesia,” ungkap HM Nurnas.

HM Nurnas juga menambahkan keterbukaan informasi adalah sebuah keniscayaan yang harus selalu dimasivkan. Keterbukaan informasi merupakan cikal bakal terwujudnya pemerintahan yang bersih.

“Semoga keberadaan FJ KIP semakin memperkuat komitmen badan publik untuk selalu terbuka dan transparan dalam mengelola keuangan negara,” kata HM Nurnas yang juga salah satu tokoh yang membidani kelahiran KI Sumbar.

Baca Juga:  KPK Beberkan Provinsi Terkorup di Indonesia, Riau Urutan 5

Sementara itu Ketua KI Sumbar Adrianto Tuswandi berharap FJKIP  bukan hanya untuk hari ini saja dalam mengawal keterbukaan informasi di setiap badan publik.

“Kepada Bro Revdi dan anggota FJ KIP lainnya, saya harapkan bisa menjadi perpanjangan tangan KI dalam mengawal akses keterbukaan informasi di semua badan publik di seluruh Sumatera barat dan ini merupakan tantangan kita bersama setelah Informatif dan melakukan inovasi baru,” ujar Adrian yang biasa dipanggil Toaik. (ms/rml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *