HM. Nurnas Minta Disdik Sumbar Perhatikan SMKN I Sungai Limau

Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar saat berkunjung ke SMKN I Sungai Limau, Senin (29/6). foto.dok

Padang Pariaman, Mimbar — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman ternyata memiliki fasilitas yang termasuk cukup meski belum lengkap untuk ukuran sekolah kejuruan. Namun kondisinya saat ini, kurang mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Padahal, dengan peralatan yang lengkap, mulai mesin dan alat berat hingga perangkat lunak, SMKN I Sungai Limau ini sangat berpotensi menjadi sekolah unggul, khususnya di twngah ketatnya persaingan teknologi saat ini.
“Kurangnya perhatian dari Disdik Sumbar, menyebabkan potensi yang ada di sekolah ini kurang terkelola secara maksimal,” ujar HM Nurnas, Sekretaris Komiai I DPRD Sumbar kepada wartawan usai berkunjung ke sekolah tersebut, Senin (29/6/2020).
Dalam kondisi keterbatasan yang diamiliki saat ini saja, lanjut HM Nurnas yang juga Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Sumbar, SMKN I Sungai Limau ini sudah bisa memghasilkan lulusan unggul yang kerja. Karena di sekolah, mereka telah melakukan praktek sesuai kebutuhan pasar kerja.
“Apalagi bila Disdik Sumbar membantu melengkapi peralatan praktek dan dukungan anggaran yang memadai, saya yakin, kualitas lulusan akan dapat lebih diandalkan, setidaknya setelah lulus, mereka bisa buka usaha sendiri dan bisa pula membuka lapangan kerja,” jelas HM. Nurnas yang berasal dari Dapil Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.
HM Nurnas mengatakan, sejak 2016 pemprov alpa memperhatikan sekolah untuk tunas bangsa ini, kursi belajar masih register 2015 APBN, selain itu, jalan di sekolah penuh ilalang, dan sarana air bersih hanya sumur, banyak lagi kekurangan terhadap SMK favorite tersebut.
“Saya berkeyakinan, kondisi itu tidak saja melemahkan semangat belajar siswa, tapi juga guru guru yang mengajar,” ucap HM Nurnas.
Informasi yang diperoleh, Kepala sekolah SMKN I Sungai Limau telah berupaya mendapatkan kucuran APBN, namun birokrasi yang amat berbelit, membuat upaya itu belum juga membuahkan hasil.
“Kita minta Pemprov Sumbar membuka mata untuk sekolah kejuruan yang memang diinginkan menjadi primadona pendidikan Indonesia ke depan. Jangan terlalu banyak birokrasi, ini untuk masa depan anak negeri ini, bukan untuk popularitas semata,” ujar Nurnas.
Dalam membangun pendidikan anak, tambah HM. Nurnas jangan bebankan kelengkapan infrastruktur sekolah pada komite atau orang tua siswa, tapi kewajiban pemerintah untuk melengkapinya.
“Sudahlah infrastruktur tak lengkap, bahan untuk praktek juga tidak mencukupi, padahal tamatan SMK ini semestinya siap pakai, Diknas harus pikirkan hal itu, jangan lagi bebankan semua pada siswa dan orang tua,” tegas Nurnas berang.
Pada saat kunjungan, Nurnas diterima langsung kepala SMK Akmal, camat setempat dan staf serta guru disekolah unggulan tersebut
Akmal meminta dengan sangat, agar HM. Nurnas bisa membawa permasalahan yang mereka alami saat ini pada pembahasan penganggaran di DPRD Sumbar, sehingga kondisi SMK Sungai Limau bisa lebih baik.
“Kami berharap agar pak Nurnas bisa membantu memasukkan anggaran serta lainnya dalam pembahasan di DPRD Sumbar, hal ini amat berguna untuk peserta didik,” pinta Akmal.
HM Nurnas berjanji, akan berusaha memperjuangkan anggaran untuk SMK Sungai Limau ini, sehingga peserta didik tidak gelisah. (ms/rls/ald)

Baca Juga:  Monev Kemenristekdikti Dipusatkan di UNP

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.