Ini Tanggapan Kejaksaan Agung Atas Vonis Bharada Eliezer

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Ketut Sumedana. (foto.dok/kejagung)

Jakarta, mimbarsumbar.id — Hakim Pengadilan Negeri (Pan) Jakarta Selatan telah memvonis Terdakwa Richard Eliezer Pudihang (Bharada E) dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brihadir Josua).
Menanggapi vonis tersebut, bersama ini Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Ketut Sumedana menyampaikan bahwa Kejaksaan Agung menghormati putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap Terdakwa Bharada E yang telah terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana secara bersama-sama sebagaimana yang diatur dalam Pasal 340 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan.
Meski begitu, pihak Kejaksaan Agung akan mempelajari lebih lanjut terhadap seluruh pertimbangan hukum dan alasan-alasan hukum yang disampaikan dalam putusan a quo untuk menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan lebih lanjut.
“Kejaksaan Agung juga mempertimbangkan secara mendalam rasa keadilan yang berkembang dalam masyarakat dan pemberian maaf dari keluarga korban kepada Terdakwa Bharada Eliezer sambil menunggu sikap atau upaya hukum yang dilakukan oleh Terdakwa atau Penasihat Hukumnya terhadap putusan yang sudah dijatuhkan,” ungkap Ketut Sumedana dalam pers relisnya yang diterima redaksi mimbarsumbar.id, Rabu (15/2/2023). (ms/*/ald)