Irjen Fakhrizal, Pemimpin Masa Depan yang Digandrungi Kaum Milenial

Padang, Mimbar — Kaum milenial atau generasi muda di Sumbar, merindukan sosok Irjen Fakhrizal sebagai pemimpin. Fakhrizal dinilai sangat tepat menjadi pemimpin masa depan.

Mantan Kapolda Sumbar yang saat ini bertugas di Mabes Polri. Irjen Fakhrizal memang digandrungi dan menjadi idola kaum milenial.

Terbukti, ketika berkunjung ke posko para kawula muda, di Jalan Raden Saleh, Padang, Sabtu (4/1/2020). Fakrizal langsung dikerubuti kaum milenial.

Fakhrizal yang datang ke posko dengan berpakaian santai, dengan senyum dan keramahan menjawab semua pertanyaan mileneal tersebut.

Romi salah seorang kaum mulenial yang aktif di posko tersebut mengatakan, tidak banyak orang dengan berpangkat Jendral atau berkedudukan tinggi, bisa bersikap ramah seperti Fakhrizal

‘Setiap pak Fakhrizal datang ke posko kami ini, kami seolah mendapat spirit yang luar biasa, dimana beliau dengan ramah dan senyum menjawab semua yang kami tanyakan,” ulas Romi.

Ditambahkannya, Fakhrizal nerupakan sosok pemimpin masa depan yang paham dengan semua kindisi, dari semua kalangan.

“Kami menilai, pak Fakhrizal adalah sosok pemimpin masa depan yang amat kita harapkan, karena amat paham dengan kondisi semua kalangan serta paham akan senua situasi dan kondisi masyarakat,” tambahnya lagi.

Hal senada juga disampaikan Resi, dimana seorang Jendral yang sangat menghargao kerja orang lain adalah Fakhrizal.

Meskipun Resi baru mengenal Fakhrizal, ia merasa mendapatkan seorang bapak yang sangat penyayang dan bisa memberi pemahaman, bahkan selalu sabar menghadapi banyaknya watak anak muda atau kaum milenial.

“Bapak seorang Jendral yang sangat memaham karakter kami, bahkan penyayang,sabar dan selalu tersenyum,” kata Resi.

Kalau ada yang mengatakan Fakhrizal itu sombong,, kasar dan tidak memahami orang lain, berarti itu fitnah dan pernyataan bohong, tambah Resi bersemangat.

“Meskipun pak Fakhrizal sering membantu banyak orang, pemimpin yang tegas, namun beliau tidak sombong bahkan setiap membantu beliau tidak pernah mengupat, bahkan tidak ada orang lain akan tau jika beliau membantu, karena prinsip keagamaan yang beliau pegang,” tandas Resi.

Ketika akan meninggalkan posko milenial, kalangan muda mengantarnya bersama-sama, dan meninta untuk swafotto.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *