Bukittinggi, mimbarsumbar.id – Taman Makam Pahlawan merupakan tempat yang sakral dan memiliki makna sejarah yang sangat penting bagi perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Indonesia bangsa yang besar, bangsa yang menghormati jasa-jasa Pahlawannya, oleh karena itu sangat patutlah kiranya setiap warga Negara Indonesia memberikan Penghormatan kepada pahlawan yang di makamkan di Taman Makam Pahlawan, mengingat jasa-jasa perjuangan dalam merebut kemerdekaan bangsa Indonesia.
Hormat didepan pintu gerbang makam Pahlawan sebagai bentuk atau (simbol) rasa terima kasih, atas perjuangan dan pengorbanan untuk ibu Pertiwi.
Penghormatan tersebut dilakukan didepan gerbang pintu masuk utama yakni, sebelum dan sesudah mengunjungi makam,
menghadap ke arah tugu yang ada di dalam makam Pahlawan
Dilansir situs Kemensos RI,
Ada beberapa aturan ziarah ke makam pahlawan yang perlu dipatuhi para peziarah. Aturan ziarah ini diperuntukkan bagi tiga golongan, yaitu (1) ziarah perorangan, (2) ziarah nasional, dan (3) ziarah khusus. Salah satu diantaranya ziarah ke makam pahlawan sesuai golongannya.
Aturan Peziarah ;
1 : Jam operasional dari mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB
2 : Peziarah wajib lapor pada petugas Taman Makam Pahlawan.
3 : Mengisi buku tamu
4 : Memberikan penghormatan pada saat di pintu gerbang dengan cara menghadap ke arah monumen saat akan memasuki maupun saat akan meninggalkan Taman Makam Pahlawan
5 : Menuju tempat pemakaman yang akan diziarahi
6 : Permohonan disampaikan ke Kemensos cq Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial, Dirjen Pemberdayaan Sosial dengan tembusan pada pengelola Taman Makam Pahlawan setempat.
Demikian ulasan mengenai aturan ziarah ke makam pahlawan yang perlu diketahui para peziarah agar tidak bersikap sembarangan, Semoga bermanfaat. (ms/Jamil)