Jembatan Rajang di Tiku Utara Putus, 9 Pekerja jadi Korban

Jembatan Rajang di Nagari Tiku Utara putus saat dikerjakan. foto.dok

Lubuk Basung, Mimbar — Jembatan rajang Patamuan Cacang Tinggi, nagari Tiku Utara, kecamatan Tanjung Mutiara yang sedang dikerjakan oleh PT. Karya Mentawai putus, Senin (22/07/19)

Hal ini diduga karena Sling penahan wing jembatan gantung itu putus yang membuat jembatan roboh. Pantauan mimbarsumbar.id di lapangan, pengerjaan jembatan ini dalam tahap finishing.

Akibat putusnya wing jembatan 9 pekerja dilaporkan menjawab korban, 5 pekerja mengalami cidera ringan dan 4 lainnya harus dirawat di rumah sakit.

Robohnya jembatan itu sudah dilaporkan pada di DPUTR Agam termasuk pada pihak kepolisian untuk pengusutan lebih lanjut.

Baca Juga:  Gerakan Peduli Anak Yatim Lubuk Basung Serahkan Bantuan Kepada Siswa SDN 10 Sangkir

Kejadian putusnya wing jembatan gantung itu dibenarkan Weri Ikhwan, Kasi.PMN kecamatan Tanjung Mutiara yang langsung terjun ke lokasi kejadian Senin sore tadi.

Dijelaskan, kasus putusnya kontruksi penahan wing jembatan gantung yang tengah dikerjakan itu, saat pekerja tengah mengerjakan bagian tengah jembatan dengan membawa mesin mengaduk semen (molen).

Diantara korbannya Weri Ikhwan, 5 pekerja cedera ringan dan 4 dirawat di Pustu Cacang dan sudah pulang, seorang dirawat di Puskesmas Tiku atas nama Ngadiman,(61) yang menderita luka di kaki dengan 5 jahitan,” seluruh korban sudah diperbolehkan pulang

Baca Juga:  Dua Pansus DPRD Agam Mulai Bahas Tatib

Pekerjaan Jembatan gantung Patamuan ini merupakan program rehabilitasi jalan dan jembatan, yang memanfaatkan DAU tahun anggaran 2019 dengan nilai kontrak Rp.1.426.978.000. dan dikerjakan oleh PT Karya Mentawai (ms/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *