Kadisdikbud Agam, Isra: Jadikan Prokes Sebagai Budaya dan Prilaku Hidup Sehari-Hari

Agam, Mimbar – Sesuai dengan surat keputusan bersama 4 kementrian, Belajar Tatap Muka telah berlansung selama sembilan hari di Indonesia, begitu juga di Kabupaten Agam. Selama sembilan hari ini pihak dari dalam sekolah tidak menemukan hal yang dapat menyebabkan penularan Covid-19, karena sekolah-sekolah di Kabupaten Agam telah menerapkan protokol kesehatan (prokes), mulai dari pengawas, guru dan peserta didik, namun dari pihak luar sekolah ditemukan beberapa kendala dalam penerapan protokol kesehatan. Seperti, ketika pulang setelah keluar dari gerbang sekolah sebagian siswa ditemukan tidak memakai masker alias menyimpan maskernya di saku atau didalam tasnya.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Drs. Isra, M.Pd ketika dikonfirmasi mimbarsumbar.id di ruang kerjanya, Rabu (13/01/21).

“Dari dalam sekolah kita tidak menemukan kendala yang dapat menularkan Covid-19, karena sekolah telah menerapkan 3 M, Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak, namun yang kita ragukan dari luar setelah pulang sekolah”, ucap Isra.

Disebutkan Isra, dalam hal ini yang perlu ditingkatkan adalah kedisiplinan warga satuan pendidikan, baik guru maupun peserta didik agar mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M, mulai hendak berangkat kesekolah maupun sampai kembali kerumahnya masing-masing harus tetap memakai masker.

“Intinya protokol kesehatan harus bisa dijadikan prilaku dan budaya hidup sehari-hari, dan guru harus lebih pro aktif mensosialisasikan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M”, tukasnya.

Dilanjutkannya, bulan Januari dan Februari ini merupakan bulan percobaan untuk belajar tatap muka, oleh karena itu kita berharap kepada orang tua dan wali murid agar betul-betul mendukung penerapan protokol kesehatan, baik dari rumah hendak berangkat sekolah dan sampai pulang kembali kerumah.

“Kepada orang tua dan peserta didik agar meningkatkan pemahaman tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan dengan cara 3 M yang berguna untuk kesehatan dan keselamatan guru dan peserta didik serta orang tua” pungkasnya. (Ms/RiL)

Baca Juga:  Satu Orang Warga Balai Gurah Terkonfirmasi Covid-19

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.