Kapolda Fakhrizal Hadir di Tengah Warga Galapuang yang Diterjang Banjir Bandang

Kapolda Sumbar Irjen Pol. Fakhrizal bersama Bupati Agam Indra Catri mengunjungi warga yang diterjang banjir bandang. foto.dok

Agam, Mimbar —- Nurani bhayangkara Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal tersentak ketika mendapat kabar, Dusun Galapuang Maninjau Kabupaten Agam diterjang banjir bandang. Sedikitnya 13 rumah porak poranda dihantam air yang bercampur material longsor.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal pun langsung terjun ke lokasi bencana guna memastikan penanganan dan memotivasi  warga korban bencana di sana untuk segera bangkit, Jumat (22/11).

“Kami anggota Polri Bhayangkara negara harus hadir saat masyarakat. Itu kewajiban kami merasakaan apa yang dirasakan masyarakat di Galapuang,” ujar Irjen Pol Fakhrizal usai meninjau lokasi bencana di Maninjau Agam itu.

Kata Fakhrizal tidak siapa pun yang menghendaki terjadi bencana. “Tapi kalau terjadi maka tugas kita bersama untuk turun membantu meringankan duka para korban,” ujar Kapolda Sumbar yang meninjau bersama Bupati Agam Indra Catri, Wabup Trianda Farhan, Dandim Agam dan Kapolres.

Baca Juga:  Donny Moenek Berharap IKPS Mampu Bantu Tekan Kemiskinan di Pesisir Selatan

“Semua Forkompida bersatu segera pulihkan lokasi dan obat duka korban, Kapolres sudah turun ke lokasi pas saat kejadian, termasuk mengerahkan satu pleton membantu bersihkan materia longsor,” ujar Fakhrizal, ikut membantu tanggap darurat kepada korban bencana banjir bandang tadi.

Kapolda Irjen Pol Fakhrizal juga menekankan hadir di tengah korban bencana murni aksi kepedulian dan inisiatif dirinya selaku Kapolda Sumbar.

“Murni inisiatif saya untuk peduli terhadap kondisi di lokasi bencana,”ujar Kapolda.

Dalam pengecekan penyebab awal dari bencana banjir bandang, Irjen Pol Fakhrizal pastikan murni bencana alam.

Baca Juga:  Hadiri Silatnas, Rombongan IKA Unand Via Darat ke Medan

“Daerah yang diterjang bencana Kamis itu merupakan zona merah dan Pemkab Agam sudah berupaya untuk merelokasi warga yang berdomisili di situ. Jadi tidak ada soal lain, bencana Galapuang murni karena curah hujan tinggi waktu itu,” ujar Fakhrizal.

Bahkan Fakhrizal mengakui penanganan pascabencana dilakukan Bupati dan Forkompida Agam sudah sangat bagus.

“Dunsanak ambo nan menjadi korban harus segera bangkit pasti pemerintah ada, kami ada untuk membantu mengatasi dampak bencana ini. Dan pinta ambo kalau mau direhab rekon lagi carilah lokasi yang savety,”ujar Fakhrizal sambil serahkan bantuan kepada para korban. (ms/rls/ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *