Kapolda Sumbar: Ayo Meriahkan Hari Santri

Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal sambut dan ajak masyarakat sukseskan peringatan Hari Santri 22 Oktober. Disampaikan saat menerima Panitis Hari Santri, Selasa 8/10 di ruangan Mapolda Sumbar. (foto: dok/nu-sumbar)

Padang, Mimbar — Hari Santri diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Untuk Sumbar dipusatkan di Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan, Pakandangan, Kabupaten Padang Pariaman.

Berbagai lomba religi memeriahkan Hari Santri digelar, seperti lomba Musabaqah Qiraatil Qutub ( MQK), Hifdzil Qur’an, MSQ, Voliball, dan Liga Santri se-Sumatera Barat.

“Perlombaan memeriahkan Hari Santri 22 Oktober memperebutkan piala Kapolda Sumatera Barat,”ujar Ketua Panitia Hari Santri Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan Faisal Bismikal Adam Tuanku Gunuang Rajo Ameh, Sabtu 12/10.

Menurut Faisal, pembukaan lomba berlangsung Jumat 18/10 mendatang oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal.

Baca Juga:  SIBIMA Kementerian PUPR Ikuti SINOVIK 2019

“Kapolda Sumbar menyambut baik diadakannya peringatan hari Santri dengan berbagai lomba. Bahkan menyatakan kesediaannya membuka acara dimaksud. Kesediaan tersebut disampaikan ketika Pengasuh Pesantren Nurul Yaqin dan Panitia bersilaturrahmi, Selasa 8/10 di ruang kerja beliau,”ujar  Faisal yang juga Sekretaris Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Padang Pariaman..

Peringatan Hari Santri merupakan momen penting mengenang perjuangan santri pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari serangan pasukan Belanda yang ingin menjajah kembali di Indonesia.

Dengan semangat Resolusi Jihad lanjutnya,dikeluarkan pendiri/Rais Akbar Nahdlatul Ulama Syekh Hasyim Asy’ari, para santri mampu menggelorakan semangat jihad melakukan perlawanan terhadap tentara Belanda di Surabaya pada 10 Nopember 1945.

Baca Juga:  Gubernur Irwan Prayitno Lepas Jalan Sehat Peresmian Kantor KI Sumbar

“Peristiwa tersebut di kemudian hari ditetapkan sebagai Hari Pahlawan yang diperingati setiap tahunnya. Melalui lomba diadakan ini, kami berharap para santri dan masyarakat dapat meneladani semangat juang para pendahulu tersebut. Sekarang semangat tersebut harus digelorakan dalam rangka mengisi kemerdekaan Indonesia yang kita cintai ini,”ujar Faisal.(ms/rls/ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *