Kementerian PUPR Salurkan BSPS Untuk 336 Rumah Terdampak Bencana

Kuningan, Mimbar — Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak bencana alam melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Salah satu lokasi pembangunan rumah terdampak bencana alam melalui program BSPS atau bedah rumah yang dilaksanakan adalah di Kabupaten Kuningan sebanyak 336 unit.


“Kementerian PUPR tetap berkomitmen untuk memberikan bantuan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana alam seperti yang terjadi di Kabupaten Kuningan. Ini wujud negara hadir untuk menyediakan rumah yang layak huni bagi masyarakat,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dadang Rukmana saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan rumah yang menerima BSPS Pembangunan Baru Berbasis Komunitas Masyarakat Terdampak Bencana di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (5/12/2019).
Menurut Dadang, penyediaan papan yang layak huni merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi dengan baik. Untuk itu, adanya kerusakan rumah masyarakat akibat terdampak bencana alam seperti tanah longsor dan pergeseran tanah di Kabupaten Kuningan harus segera ditangani dengan baik.
Pogram BSPS, imbuh Dadang, kini merupakan salah satu program yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Meskipun dana BSPS yang disalurkan tidak terlalu banyak, tapi dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat sangatlah besar.
“Kami memberikan dana BSPS untuk pembangunan rumah baru senilai Rp 35 juta per unit rumah. Bantuan itu untuk stimulan agar masyarakat juga bisa membangun rumahnya dengan keswadayaan yang dimilikinya,” katanya.
Di Kabupaten Kuningan, kata Dadang, program BSPS disalurkan untuk pembangunan baru berbasis komunitas yang terdampak bencana alam tanah longsor yang terjadi sekitar bulan April lalu. Jumlah alokasinya sebanyak 336 unit rumah yang tersebar di enam kecamatan.
Lokasi pembangunannya berada di Desa Cipakem Kecamatan Maleber (163 unit), Desa Cimara Kecamatan Cibereum (69 unit), Desa Kutawaringin Kecamatan Selajambe (30 unit), Desa Pinara Kecamaran Ciniru (30 unit), Desa Margabakti Kecamatan Kadugede (13 unit), Desa Jabranti Kecamatan Karangkancana (31 unit).
Lebih lanjut, Dadang berharap bantuan perumahan ini bisa membantu masyarakat agar bisa tinggal di rumah yang layak huni. Apalagi rumah mereka kebanyakan rusak berat akibat tanah longsor.
“Bangunan rumah masyarakat yang direlokasi berkat BSPS sangat baik dan Pemkab Kuningan serta masyarakat di Desa Cimara juga sangat pro aktif. Kami harap kegiatan seperti ini bisa direplikasi di daerah lain,” tandasnya.
Bupati Kuningan Acep Purnama menyatakan, dari hasil pendataan yang dilakukan Pemkab Kuningan, ada sekitar 1.000 unit rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana tanah longsor. Hal itu menyebabkan masyarakat harus mengungsi sementara ke lokasi yang aman.
“Adanya bantuan BSPS dari Kementerian PUPR ini sangat membantu masyarakat kami untuk membangun kembali rumahnya di lokasi yang telah kami sediakan. BSPS juga mendorong masyarakat untuk bergotong royong dalam membangun rumahnya,” terangnya.
Acep menjelaskan, berdasarkan data yang ada di daerah Kuningan masih ada sekitar 303 rumah yang rusak berat dan masih membutuhkan bantuan perumahan dari pemerintah. Untuk itu, pihak Pemkab Kuningan juga telah menyiapkan lokasi di sejumlah wilayah untuk lokasi pembangunan rumah.
“Kami harap Kementerian PUPR bisa menambah kembali jumlah bantuan BSPS untuk 303 rumah yang masih rusak berat,” katanya.
Salah seorang penerima BSPS di Desa Cimara, Sunenda menyatakan, dirinya sangat terbantu dengan Program BSPS ini. Menurut pria yang sudah berusia lanjut itu, rumahnya rusak berat dan kondisinya tidak bisa dihuni lagi.
“Saya sangat bersyukur dapat BSPS ini. Dulu rumah saya ya seadanya dan kurang layak huni, sering bocor dan dindingnya belum di plester. Saya ga pernah bermimpi bisa punya rumah seperti ini dindingnya di plester, lantai keramik dan atapnya dari genteng. Terimakasih pada pak Presiden dan Menteri PUPR yang telah banyak membantu kami membangun kembali rumah yang bagus seperti ini,” katanya. (ms/rls/del)

Baca Juga:  Kementerian PUPR Selesaikan Pembangunan Jembatan Gantung dan Jalan Lingkungan di Kabupaten Asmat, Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *