Komisi Informasi Sumbar Kunjungi PPID Utama Dharmasraya

Dharmasraya, Mimbar — Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat (KI Sumbar) melakukan kunjungan (visitasi) ke sejumlah badan publik di Kabupaten Dharmasraya, Selasa (29/10/2019).

Selain berkunjung ke PPID Utama, Komisioner Komisi Informasi Sumbar yang dipimpin Kerua KI, Adrian Tuswandi juga mengunjungi Komisi Pemilihan Umum Daerah dan Badan Pengawas Pemilu Daerah serta Nagari Sungai Duo.

Kunjungan Komisi Informasi Sumbar ke sejumlah Badan Publik di Lingkungan Kabupaten Dharmasraya, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) Layanan Informasi Publik. Badan Publik yang akan dikunjungi oleh Tim Monev ini terdiri dari OPD Provinsi Sumatera Barat, Pada kesempatan ini Komisi Informasi melakukan visitasi ke PPID Utana Kabupaten Dharmasraya.

“Tujuan visitasi adalah melihat perkembangan Sistem Layanan Informasi Publik yang meliputi sarana prasarana, dokumen pembentukan PPID dan informasi publik,” demikian disampaikan Ketua Komisi Informasi Adrian Tuswandi.SH, yang dalam kunjungan penilaian Tim verifikasi  ini disambut langsung oleh H. Adlisman,S.Sos, M.Si selaku sekda Dharmasraya dan didampingi oleh Kepala Bagian Humas, Budi Waluyo.S.PK, serta Kasubag PPID Dedet Fajar.S.H.

Baca Juga:  Komisi Informasi Sumbar dan Aceh Bahas Rencana Revisi Perki SLIP

Layanan informasi publik, menurut Atuak panggilan akrab Adrian Tuswandi harus mengacu PERKI 1 Tahun 2010 tentang SLIP dan Permendagri No 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah.

Dalam proses penilaian visitasi, Atuk mengungkapkan hal baru tahun ini, yaitu presentasi. “Badan Publik harus mempresentasikan layanan informasi publiknya kepada Tim Monev KI Sumbar, sebelum dilakukan tanya jawab dan pengecekan dokumen pendukung ke-PPID-an,” katanya.

Sebagai informasi, sebelum melakukan visitasi, KI Sumbar telah melakukan penilaian informasi berkala pada media website, dan telah memberikan self assessment questionaire (SAQ).
yang sebelumnya sudah dilaksanakan pengiriman jawaban oleh operator website utama PPID sebelum adanya kunjungan.

Baca Juga:  Penghitungan Suara Pilkada Ujian Keterbukaan Informasi KPU

Berdasarkan nilai sementara dari penilaian website dan SAQ tersebut, Komisi informasi mengklasifikasi kategori Badan Publik yaitu “A”, “B”, “C”, dan “D”.  “Kami hanya akan melalkukan visiitasi ke Badan Publik yang memperoleh kategori “A” sampai “C”. “Kategori “D” tidak divisit,” pungkasnya.

Untuk kategori “D” menurut Atuk, perlu pembinaan khusus. “Kami akan mengundang mereka untuk memberikan pembinaan,” tutupnya. (ms/rls/ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *