Kota Lubuk Basung Buncah, Dua Calon Bupati Agam Positif Covid-19

Padang, Mimbar – Kota Lubuk Basung buncah. Pasalnya, Dua Bakal Calon Bupati Agam, Andriwarman dan Trianda Farhan, dikabarkan terkonfirmasi Positif Covid-19. Dan itu diketahui setelah para balon kepala daerah tersebut melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUP M. Djamil Padang. Ada lima balon kepala daerah dari 98 calon kepala daerah dan wakilnya yang mendaftar ke KPU Provinsi dan Kabupaten Kota di Sumbar.
Seperti diketahui, resahnya masyarakat Lubuk Basung dengan informasi Positif Covid-19 kedua calon Bupati Agam ini, karena sehari sebelumnya, Minggu (6/9/2020), keduanya mendaftar ke KPU Agam dengan membawa massa yang cukup banyak. Masyarakat yang hadir saat pendaftaran takut terpapar karena sudah berkomunikasi dengan istri dan anak anak di rumah.
“Khusus untuk komisioner dan staf KPU, Senin siang tadi telah dilakukan tes swab di Puskesmas Lubuk Basung. Sementara untuk komisioner Bawaslu, ditunda besok pagi karena hari sudah sore,” ujar Sekretaris KPU Agam Adly Mulyadi.
Namun yang jadi permasalahan itu, keresahan di tingkat masyarakat. Pasalnya, saat pendaftaran di hari terakhir, Minggu kemaren, Paslon Bupati dan Wakil Agam, Andriwarman dan Irwan Fiktri serta Trianda Farhan dan M. Kasni, mendatangi KPU Agam diantar oleh ribuan kader partai pendukung dan simpatisannya.
“Ondeh kalau di swab massal, pasti banyak nan kanai korona ko mah,” ujar seorang warga di sekitar hotel di Lubuk Basung, Senin malam ini.
Sementara itu Komisioner yang juga Ketua Divisi Teknis KPU Sumbar, Izwaryani membenarkan adanya lima dari 98 calon kepala daerah dan wakilnya yang akan berlaga di kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang digelar serentak di dua kota, 11 kabupaten dan tingkat provinsi di Sumatera Barat, yang terkonfirmasi positif Covid19.
“Mereka diketahui terpapar SARS-CoV-2, virus penyebab Covid19, sebelum menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan di RSUP M Djamil Padang,” ungkap, Izwaryani yang akrab disapa Adiak, seperti dikutip dari valora.com, Senin (7/9/2020).
Dikatakan Izwaryani, RSUP M Djamil mempersyaratkan, seluruh kepala daerah yang akan menjalani tes kesehatan, mesti mengantongi surat bebas Covid-19.
Artinya, 49 bakal pasangan calon (Bapaslon) kepala daerah tingkat kota/kabupaten dan provinsi, mesti menjalani test swab, sebelum bisa mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang akan berakhir 11 September 2020 nanti.
“Pemeriksaan kesehatan ini, telah dimulai 4 September 2020 lalu. Namun, karena jadwalnya berbarengan dengan pemeriksaan kesehatan CPNS Kejaksaan, maka test swab untuk calon kepala daerah baru bisa difasilitasi pihak rumah sakit mulai 7 September 2020,” ungkapnya.
“Sebanyak 47 kepala daerah yang telah jalani test swab, telah dinyatakan negatif Covid19. Dengan begitu, mereka bisa mengikuti tahapan tes kesehatan,” ungkapnya.
Kelima calon kepala daerah yang positif Covid19 itu, seorang di antaranya berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota, Agam (2 orang), Solok Selatan (1 orang) dan Kota Solok (1 orang).
Lanjut Izwaryani, kemungkinan akan bertambahnhya calon yang terpapar Covid-19, bisa saja terjadi. Karena, baru 52 kepala daerah yang mengikuti test swab. Masih ada 46 orang lagi yang belum mengikuti.
“Akan tetapi, Positif terpapar Covid19, tidak akan menggagalkan pencalonan. Tak perlu khawatir,” tegasnya. (ms/rls/ald)

Baca Juga:  Irjen Fakhrizal, Pemimpin Masa Depan yang Digandrungi Kaum Milenial

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.