KPU Sumbar Adakan Seminar Evaluasi Kegiatan Selama Tahapan Pilkada

PADANG, MIMBAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar mengadakan seminar mengevaluasi kegiatan srlama Pilkada Serentak 2020 lalu, sekaligus penyerahan hadiah pada para pemenang lomba-lomba yang diadakan selama penyelenggara Pemilu tersebut.

Seminar yang diisi dengan narasumber Asrinaldi dan Devi Kurnia Alamsyah dipandu Wahyu Mazwar, diadakan di salah satu hotel di Padang, Sabtu (16/1/2021).

Seminar tersebut membedah kegiatan KPU pra pilkada, dimana melakukan berbagai kegiatan untuk lomba dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih.

Asrinaldi mengatakan, dibandikan dengan pilkada sebelumnya, pilkada 2020 memang terjadi peningkatan, bisa saja karena pengaruh banyaknya calon, atau sosialisasi sampai pada masyarakat.

Asrinaldi juga menilai, KPU sudah bisa mengakomodir perkembangan zaman, termasuk juga dengan kegiatan lomba-lomba, ini merupakan salah satu sosialisasi nasib dan dapat mempengaruhi niat masyarakat memiliki.

Hal senada juga disampaikan Devi, dimana pada 2004, hal serupa juga dilakukan salah satu media, untuk melakukan berbagai lomba, dan membuat beberapa film dokumenter, seperti apa yang dilakukan KPU Sumbar.

Baca Juga:  Perpustakaan UNP Kini Punya KPK Corner

Dalam lomba yang diadakan KPU Sumbar pra pilkada yang diikuti lebih 150 orang peserta, juga merupakan sesuatu cara terbaik dalam peningkatan partisipasi masyarakat (Parmas).

Komisioner KPU Sumbar Nova Indra dan Izwaryani melihat, hal seperti ini perlu dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan, termasuk juga pada saat pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden mendatang.

Selain komisioner KPU Sumbar juga tampak Sekretaris Firman, Kabag Hukum, Tehnis dan Hupmas Aan Wuyanto, Kabag SDM Wamdrizen, Kabag umum Arlis, kasubag tehnis dan Hupmas Jumiati serta beberapa kasubag dan staf lainnya, serius mengikuti acara tersebut.

“Saya melihat, dengan berbagai kegiatan lomba dan himbauan secara Masiv melalui berbagai media, mampu mendongkrak partisipasi pemilih, ini perlu tetap kita program dan kedepannya perlu ditingkatkan,” ulas Nova Indra.

Baca Juga:  Masa Kampanye Pilkada Seperti Prosesi Kematian, KPU Harus Buat Terobosan

Ia juga mengatakan, berbagai kegiatan positif yang belum terakomodir pada saat ini, jika diberikan masukan pada KPU, kedepannya akan diusahakan untuk diakomodir, sehingga jumlah pemilih terus meningkat dan demokrasi semakin mapan.

Sekaitan dengan suksesi tersebut, Kabag hukum, Hupmas dan Tehnis Aan Wuryanto mengatakan, kegiatan yang dilakukan dikaitkan dengan efek positif, dimana bisa menyentuh langsung kepada masyarakat, sehingga minat untuk memilih akan semakin meningkat.

“Inshaa Allah, kedepan kami akan terus melakukan kegiatan positif, baik melalui berbagai lomba maupun kegiatan lainnya, sehingga partisipasi semakin meningkat,” ulas Aan Wuryanto.

Ditambahkan Jumiati, mereka akan selalu melakukan evaluasi, dimana kendala atau cara menyampaikan pada masyarat jika ada berbagai lomba, sehingga peserta semakin banyak, dan sosialisasi bisa menyentuh secara langsung. (ms/rls/ald)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.