Kuliah Umum Ketum KADIN Indonesia di UNAND, Arsjad: Indonesia Masih Kekurangan Wirausahawan

Ketua Umum KADIN Indonesia, Muhammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat. (Foto.dok/riko)

PADANG, mimbarsumbar.id –Ketua Umum KADIN Indonesia, Muhammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat, memberikan kuliah umum bertajuk “Generasi Muda Pengusaha Potret Masa Depan Indonesia” Rabu (12/7/2023) di Convention Hall Kampus UNAND Limau Manis Padang.

Dalam paparannya, Arsjad mengungkap bahwa banyak produk-produk yang masuk ke Indonesia, karena kurangnya produksi dalam negeri. Padahal, Indonesia ini kaya akan sumber daya alamnya.
“Kalau dulu kita butuh tentara untuk perang, sekarang kita butuh pengusaha sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Ini kunci untuk kemakmuran bangsa dan negara,” ungkap Arsjad dalam kuliah umumnya yang dipandu oleh Wakil Rektor III UNAND, Ir. Insannul.Kamil, Ph.D, IPM, ASEAN Eng,
Dilanjutkan Arsjad, pasca reformasi 1998 hingga 2019, Indonesia masih dalam tahap proses mencari jati diri. Indonesia baru memasuki fase kedua setelah 2019, namun jumlah wirausahanya masih sangat kecil. Karena itu, di fase kedua ini, peluang generasi muda untuk menjadi wirausaha lebih besar.
“Di fase ini, generasi muda lebih melek teknologi, serta peluang untuk mendapatkan pendidikan lebih baik sangat mudah. Karena untuk berbisnis, dituntut untuk melahirkan inovasi kreatif. Teruslah berinovasi, lahirkan ide ide kreatif, sehingga menjadi wirausaha yang sukses,” ucap Arsjad.
Sebelumnya, Rektor UNAND, Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH, dalam sambutannya usai Penandatanganan nota kesepahaman bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dengan Ketum KADIN Indonesia menyampaikan bahwa kampus adalah penuntun masa depan, karena UNAND selalu mengundang tokoh-tokoh nasional yang berkunjung ke Sumbar untuk memberikan kuliah umum di UNAND..
“Sebagai kampus yang telah menjadi PTN-BH, maka UNAND selalu mendorong mahasiswa untul selalu sharing ilmu, khususnya dengan tokoh-tokoh nasional dengan harapan UNAND dapat menghasilkan lulusan yang berdaya saing global. Karena itu, kita selalu mengundang tokoh-tokoh yang dapat memotivasi mahasiswa,” ‘ungkap Prof. Yuliandri yang memaparkan profil UNAND di hadapan Ketum.KADIN Indonesia.
Kuliah umum dihadiri ratusan civitas akademika Unand dan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Padang. (Ms/ald)