Kunjungi Dharmasraya, Tim Verifikasi Nirwasista  Tantra Senang Melihat Lubuk Larangan 

Tim verifikasi nirwasista tantra saat mengunjungi lubuk larangan..foto.dok

Dharmaaraya, Mimbar — Tim Verifikasi Nirwasista Tantra berkunjung ke Kabupaten Dharmasraya. Tim yang dipimpin Prof. Haryadi itu direncanakan bakal mengunjungi beberapa lubuk larangan di Kecamatan Pulau Punjung dan Kecamatan Sembilan Koto. Lubuk larangan merupakan pola pengelolaan perairan umum yang dilakukan oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan.

Tim dari Kementerian Lingkuntan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu diterima Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Sekda H. Adlisman, Anggota DPRD Paryanto, SH. dan Sesmi Erli, S.Pd, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan, Yusuf. SH., Kadis Lingkungan Hidup drg. Erna, MPM., Kepala BAPPEDA Drs. Andi Sumanto, Kepala Dinas PUPR Ir. Junaedi Yunus, Kepala Dinas Perkimtan, Ir. Muhammad Afifi dan Kabag Humas Budi Waluyo, S.PKP.

Baca Juga:  Dharmasraya Dapat Dana Transfer Daerah dan Dana Desa 876 Miliar

Sementara Tim Verifikasi Nirwasista Tantra terdiri atas akademisi, LSM dan pegiat lingkungan dan dari media massa. Mereka adalah Prof. Haryadi, akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Lilik Budi Prasetyo juga seorang pakar dari IPB, Hendri Subagio, SH, Direktur ICEL, sebuah LSM yang bergerak pada advokasi lingkungan, Chalid Muhammad, aktifias Walhi dan juga seorang wartawan dari harian Kompas Brigita Isworo.

Di rumah dinas bupati yang anggun, tim dijamu sarapan katan durian. Dalam kesempatan itu, bupati memberikan berbagai keterangan terkait pengelolaan lingkungan. Dia menceritakan bagaimana Dhamasraya mengelola perairan umum, bagaimana Dharmasraya mengelola hutan dan bahkan Bupati muda nan gagah itu tidak lupa mempromosikan Festival Pamalayu.

Baca Juga:  Lansia di Dharmasraya Bakal Dapat Kacamata dan Asupan Gizi

Menjelang shalat jumat, tim berkunjung ke kampung surau untuk melihat lubuk larangan Ngalau Aguang. Ditemani Bupati Sutan Riska, tim terlihat senang dengsn kondisi lubuk larangan. Ikannya banyak dan jinak. Sungainya jernih seperti bisa lengsung diminum. Inilah bentuk kearifan lokal Kabupaten Dharmasraya yang terus dikembangkan oleh pemerintah Bupati Suka Aman. (ms/rls/ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *