Lembaga Pendidikan Agama Agam, Terima Bantuan Dampak Covid-19 Dari Kemenag RI

Agam, Mimbar – Lembaga pendidikan agama di Kabupaten Agam menerima bantuan operasional penanganan dampak Covid-19 dari Kementerian Agama RI.

“Sebanyak 764 dari 1.126 lembaga pendidikan agama yang mendapatkan bantuan,” ujar Kasi Pendidikan Keagamaan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Yunaidi, kepada wartawan via ponsel, Selasa (15/12/20).

Yunaidi mengatakan, ke-754 lembaga yang mendapatkan bantuan itu yaitu MDTA 332 unit, TPQ 338 unit, pondok pesantren 33 unit.

Menurutnya, bantuan itu diberikan untuk biaya operasional bagi MDTA dan TPQ bertujuan menanggulangi dampak pandemi COVID-19 bagi pondok pesantren.

Baca Juga:  Khawatir Meningkatnya Kasus Covid-19, Bupati Agam Keluarkan Surat Edaran Tentang Pasar Tradisional

Berupa dana operasional sebesar Rp10 juta untuk Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), dana belajar daring Rp15 juta untuk pondok pesantren dan biaya operasional pondok pesantren sesuai jumlah anak.

Dengan rincian, pondok pesantren dengan santri sedikit mendapatkan dana Rp25 juta, jumlah santri menengah Rp40 juta dan santri dengan jumlah anak banyak sebesar Rp50 juta.

“Bantuan dicairkan selama tiga tahap semenjak September 2020,” jelasnya.

Lembaga yang mendapatkan bantuan itu, tambahnya berdasarkan usulan dari Kantor Urusan Agama (KUA) di 16 kecamatan. (Ms/RiL)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.