Lima LPM Kelurahan Bersaing Jadi LPM Berprestasi Tingkat Kota Padang Panjang

Rapat penilaian LPM Berprestasi Tingkat Kota Padang Panjang Tahun 2022 di Aula Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jumat (1/7). foto.dok

PADANG PANJANG, mimbarsumbar.id — Lima Kelurahan dinilai dalam Lomba Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Berprestasi Tingkat Kota Padang Panjang Tahun 2022 di Aula Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA), Jumat (1/7).

Lima LPM itu berasal dari Kelurahan Pasar Usang, Pasar Baru, dan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB). Sedangkan dari Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT) diwakili LPM Kelurahan Ekor Lubuk dan Guguk Malintang.

Adapun dewan juri dalam lomba ini, Asisten III Setdako, Martoni, S.Sos, M.Si, Kepala Bappeda Rusdianto, S.IP, M.M, Ketua DPD LPM Kota Padang Panjang, Dr. Novi Hendri, S.E, M.Si Datuak Bagindo Saidi serta beberapa orang dari DPD LPM.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Heran, Pelanggar Prokes Terus Bertambah

Kepala DSPPKBPPA, Drs. Osman Bin Nur, M.Si menyampaikan lomba ini merupakan bagian dari evaluasi terhadap LPM kelurahan.

“Kita berharap ada inovasi dan gebrakan baru dari LPM yang dinilai hari ini. Sehingga jadi role model bagi LPM lainya di Kota Padang Panjang,” ucapnya.

Dikatakannya, pada 2019 lalu, LPM Kelurahan Ganting berhasil jadi juara 1 tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kemudian pada 2021, LPM Silaing Atas mendapat juara 2 di lomba yang sama.

“Tahun ini kita bertekad jadi juara lagi di tingkat provinsi. Dengan menghadirkan dewan juri yang ahli di bidangnya, kita berharap terpilih LPM terbaik yang betul-betul hadir di tengah kelurahan bersama lurah dalam upaya menyejahterakan masyarakat. Mudah-mudahan dengan ini Padang Panjang ke depan lebih baik dan berjaya lagi,” harapnya.

Baca Juga:  Warga 16 Kelurahan di Padang Panjang Kembali Terima BST Kemensos

Sementara Novi Hendri menyebutkan, penilaian ada beberapa tahapan. Di antaranya ekspose, sesi wawancara, inovasi dan administrasi.

“Dari lima peserta ini, kita akan tetapkan posisi tiga besar. Setelah itu kita akan lakukan kunjungan lapangan, guna mencocokan data yang disampaikan dengan kondisi di lapangan,” ungkapnya. (ms/andes)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.