Mambangkik Batang Tarandam, Kelompok Basurah Adat Kampung Lapai Saiyo Gelar Syukuran


Padang, Mimbar — Warga masyarakat Kelurahan Kampung Lapai yang tergabung Kelompok Basurah adat Kampung Lapai Saiyo, menggelar Acara Syukuran sekaligus pembukaan Basurah Adat. Kegiatan belajar adat ini difasilitasi oleh LPM Kampung Lapai guna mendidik kalangan generasi muda guna memahami tatanan adat istiadat yang berlaku di masyarakat.
Ketua Kelompok Basurah Adat Kampung Lapai Saiyo, Tonli Muchtar Sutan Barbangso menyampaikan bahwa gagasan untuk membentuk kelompok Basurah Adat ini diawali dari carito di Lapau sejumlah warga dan sejumlah Ketua RT, yang kemudian dikomunikasikan dengan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kel. Kampung Lapai, Sony Affandi.
“Alhamdullilah, Pak Ketua LPM sangat mendukung keinginan warga tersebut. Dukungan Pak Sony inilah yang membangkitkan sangat kami untuk lebih serius mempersiapkan kegiatan ini. Saat ini anggota Basurah adat ini sudah berjumlah 23 orang dengan 8 orang pendamping. Moga dukungan juga datang dari warga lainnya,” harap Anton, panggilan akrab Tonli, Selasa (2/2/2021) malam.
Sementara itu Ketua LPM Kelurahan Kampung Lapai Sony Affandi juga menyampaikan bahwa keinginan sejumlah warga Kelurahan Kampung Lapai guna membentuk kelompok untuk belajar basurah adat dan tatanan adat istiadat lainnya, khususnya untuk generasi muda sebagai generasi penerus.
“Kita sangat mendukung kegiatan ini dalam upaya membangkitkan budaya yang mulai ditinggalkan khususnya dari kalangan generasi muda. Saya lihat, acara acara adat seperti kematian, baralek atau batagak gala, seakan hanya orang tua tua saja. Kedepan, dengan kegiatan ini, para genersi muda dapat mengambil peran ini. Tandonyo urang minang, tentunya kita harus mengerti banyak sedikitnya soal tatanan adat yang berlaku di tengah masyarakat,” ungkap Sony.
Lurah Kampung Lapai, Yosdeki Malin Marajo menyampaikan bahwa Pemerintah Kelurahan Kampung Lapai sangat mendukung kegiatan ini, agar masyarakat khususnya kalangan generasi muda tahu dengan sukunya, tahu dengan datuknya, terlebih lagi dia tahu dengan Kato Nan Ampek, sehingga dia bisa menempatkan dirinya dalam kehidupan bermasyarakat.
“Dalam adat kita di minangkabau, anak dipangku keponakan dibimbing, urang kampung dipatenggangkan, sehingga tata kehidupan bermasyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Yosdeki.
Ditambahkan, Yosdeki yang bersuku Chaniago ini berharap kegiatan ini berjalan dengan baik, sehingga kalangan generasi muda mengerti dan paham dengan adat istiadat serta bisa menerapkan dalam kehidupan aehari-hari.
“Kegiatan ini sangat penting untuk mambangkik batang tarandam, sehingga diharapkan dapat melahirkan generasi-generasi muda yang paham dengan adat istiadat sehingga tercipta kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Yosdeki.
Anggota DPRD Kota Padang Mastilizal Aye mengaku cukup bangga dengan adanya inisiatif dari sejumlah warga untuk menggelar kegiatan Basurah Adat ini. Karena dalam kehidupan bermasyarakat, banyak sekali kegiatan-kegiatan yang mesti dilaksanakan secara adat, acara baralek, kematian dan sebagainya.
“Semoga dengan kegiatan basurah adat ini melahirkan generasi muda yang dapat berperan dalam kegiatan-kegiatan adat yang selama ini terkesan hanya milik orang-orang tua saja,” ucap Aye.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang ini juga menyatakan kesiapannya untuk membantu berbagai kebutuhan kelompok ini dan siap memfasilitasi setiap kegiatan kelompok ini.
“Saya sangat mendukung kegiatan yang sangat bagus ini dan siap membantu berbagai kebutuhan kelompok Basurah Adat ini,” tegas Aye.
Kepengurusan Kelompok Basurah Adat Kampung Lapai Saiyo ini terdiri dari,
PEMBINA: Lurah dan Ketua LPM Kampung Lapai. PENASEHAT: Ardim Dt Saripado, Jafri Rajo Batuah, Dr Irwan Sutan Malano, Maryulis Abnur Sutan Sari Mudo. KETUA: Tonli Muchtar Sutan Babangso, SEKRETARIS: Erwin Ilfahmi Khatib Sampono Kayo, BENDAHARA: Musrizal Bandaro Basa.
Koordinator Adat: Zulkarnain Rajo Ameh dan Koni Rajo Bujang. Koordinator Bidang Keanggotaan: Maujuni Sutan kayo dan Risman Rajo Sulaiman.
Turut hadir dalam syukuran yang digelar di PAUD Wisma Indah II Lapai tersebut, Asril Chan Rajo Sati (Mewakili Ketua KAN Nanggalo), Jafri Rajo Batuah (Ketua LKAAM Nanggalo). Mak Kamil Malin Mudo (Guru sekaligus pembimbing kegiatan basurah adat), Indra Roza Sutan Rajo Alam (Sekretaris RW I Kampung Lapai) para ketua RW, RT dan warga Kelurahan Kampung Lapai. (ms/ald)

Baca Juga:  Kementerian PUPR dan TNI Kerjasama Pemeliharaan 11 Situ dan Sungai di Jabodetabek

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.