Masuk 4 Tahun jadi Anggota DPR RI, Hj Nevi Zuairina Berhasil Boyong Ratusan Miliar Dana Pusat ke Dapil Sumbar Dua

Hj. Nevi Zuairina, Anggota Fraksi PKS DPR RI. (foto dok/riko)

PADANG, mimbarsumbar.id — Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbar dua, beruntung punya Hj Nevi Zuairina, sosok wakil rakyat dari PKS. Kenapa tidak, memasuki 4 tahun jadi anggota DPR RI, istri dari Gubernur Sumbar 2 periode, Prof. Irwan Prayitno, sukses memperjuangkan ratusan miliar dana pusat untuk pembangunan infrastruktur di dapilnya. Belum lagi dalam bentuk bantuan sosial, baik yang disalurkan secara pribadi maupun dengan TJSL sejumlah BUMN
Kiprah Hj Nevi Zuarina dinilai banyak pemerhati politik di Sumbar sudah sangat luar biasa, bahkan di luar dugaan. Karena, awalnya banyak yang memprediksi, Hj. Nevi bakal duduk-duduk manis saja setelah berkantor di Senayan, Jakarta. Ternyata, prediksi itu tak ketemu sama sekali. Keuletan Hj. Nevi Zuairina justru jauh melebihi legislator laki-laki dari dapil Sumbar dua.
“Bagi saya, bertemu konstituen menjadi darah segar dan membangkitkan semangat saya. Banyak pengalaman dan ilmu yang didapat, selain mempererar dan memperluas silaturahmi,” ungkap Hj. Nevi, dalam diskusi singkat dengan sejumlah owner dan pemred media di Sumbar, Jumat (26/5/2023) malam.
Kegigihan dan ketangguhan Hj. Nevi Zuairina, dinilai banyak orang sangat jarang dimiliki wakil rakyat kekinian. Dapil Sumbar II beruntung besar punya Hj Nevi Zuairina, di kalangan pers dikenal sebagai si Pejuang Aspirasi Rakyat Sejati. Di dunia UMKM. Hj Nevi Zuairina tekenal dengan Bunda UMKM.
Bahkan banyak konstituen di Dapil Sumbar II berharap Hj Nevi Zuairina diberi kekuatan dan kelapangan waktu oleh Allah SWT untuk terus menemui konsituen yang berada pada Dapil Sumbar II (Padang Pariaman, Pariaman, Agam, Bukittinggi, Pasaman Barat, Pasaman, Linapuluh Kota dan Payakumbuh).
Pemilu ke pemilu jaraknya 5 tahun, karena kiprah yang luas biasa itu, diakui Hj Nevi Zuairina menjadi tak terasa sudah hampir empat tahun dirinya menjadi penyambung aspirasi rakyat di DPR RI.
Perkiraan banyak pihak dari berbagai bidang aspirasi, sejak di lantik 1 Oktober 2019 sampai April 2023 sudah ratusan miliar rupiah atau bisa totalnya triliunan rupiah, berhasil mengucur ke Dapil Sumbar II atas perjuangan, atas lobi Hj Nevi Zuairima.
Terbaru itu, Hj Nevi yang juga anggota Badan Anggaran DPR RI, otomatis mudah bagi Hj Nevi melakukan lobi lintas kemitraan, tidak tok mitra Komisi VI DPR RI tempat sehari-hari Hj Nevi Zuairina berteriak aspirasi konstituen dan daerah.
Irigasi di Agam dan Padang Pariaman, serta membantu bedah rumah korban gempa Pasaman dari program di Kementerian PUPR.
“Ttidak mudah menjembatani aspirasi rakyat dengan stakeholder di pemerintahan pusat. Semuanya butuh trik, nyinyir dan tentunya sedikir nge-gasss. heheee..,” ujar Hj Nevi.
Kini kata Hj Nevi, hampir empat tahun berjalan (Oktober 2023,red), bertepatan tahapan pemilu 2024 sudah masuk tahapan pendaftaran Bakal Caleg ke KPU. Dari data, Allhamdulillah Hj Nevi Zuairina masuk Bacaleg DPR RI dipercaya PKS nomor urut 1.
“PKS menilai kinerja dan keseriusan Aleg (anggota legislatif) dan faktor perempuan, termasuk mengurus aspirasi rakyat. Kalau tidak begitu, skor bisa rendah, konsekuensinya nonor urut bisa digeser ke nomor bawah. Allhamdulillah ibu masih diberi kepercayaan oleh partai,” ujar Hj Nevi.
Apa yang dicari lagi bu Hj Nevi. Zuairina..? cukuplah bu?, gak capek bolak balik ketemu konstituen dan kader PKS ?, apalagi Dapil Sumbar II terkebal luas dan masih banyak infrastukturnya tidak bagus-bagua amat.
“Ibu sebut selain kepercayaan partai, juga karena ada banyak PR aspirasi dan janji ke konstituen belum tuntas ibu perjuangkan alias belum ada realisasi. Inilah yang memicu ibu untuk maju, karena aspirasi rakyat disampaikan untuk ibu perjuangkan di DPR RI, mungkin karena keterbatasan anggaran negara, ada yang belum direalisasikan, ini janji dan janji adalah utang bagi ibu untuk menuntaskannya,” ujar Hj Nevi.
Bahkan Hj Nevi Zuarina menegaskan pembangunan terbaik itu adalah dari bawah, dari aspirasi rakyat di daerah, tidak top down.
“Saya hanyak membawa aspirasi nagari atau desa, karena usulan mereka di Musrenbang sering tercecer. Padahal aspirasi itu riil. dibutuhkan rakyat. Kini saya kolaborasi dengan wali nagari atau kepala desa, untuk mengawal program pembangunan di semua tingkatan Musrenbang, “ujar Hj Nevi Zuairina.
Berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam menjemput aspirasi, karena program-program pembangunan harus berasal dari hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat nagari hingga provinsi.
“Program di pemerintah pusat dalam membangun negeri ini, harus dimulai dari bawah. Sekarang tidak bisa lagi naik di tengah jalan dan program itu harus masuk dalam musrenbang,” ucap Hj. Nevi Zuairina, Anggota DPR RI Fraksi PKS dalam diskusi dengan sejumlah owner media, Jumat (26/5/2023) di sebuah rumah makan di Padang.
Di satu sisi Nevi memahani, banyak program program dan aspirasi pembangunan dari nagari mentok atau hilang di tingkat kabupaten dan provinsi. Karena itu diharapkan Wali Nagari harus puny kreativitas dan gigih mengawalnya. Bahkan bila perlu menggandeng anggota DPRD di daerahnya, agar program pembangunan di nagarinya bisa masuk dalam Musrenbang tingkat provinsi.
“Kita akui, berat mengawal program pembangunan nagari masuk sampai ke provinsi. Karena harus bersaing dengan program-program nagari lain dan tentunya penentuannya berdasarkan skala prioritas,” ungkap Nevi.
Karena itu, Nevi memberi tips pada para wali nagari, kalau programnya bisa masuk dalam musrenbang tingkat provinsi, maka selain harus punya argumen yang kuat, juga menggandeng anggota dewan di dapilnya agar ikut mengawal program tersebut.
“Tanpa ada anggota dewan yang ikut mengawal, berat. Berat.. Karena anggaran pembangunan di provinsi tentu juga terbatas dan juga ditentukan skala prioritas,” pesan Nevi.
Terakhir, Hj Nevi Zuairima pada sharing bersama pers di Padang mengatakan, atas nama pribadi dan PKS dia mohon izin dan doa serta dukungan seluruh kader, simpatisan dan konstituen.
“Insya Allah saya maju lagi di Pemilu 2024,” ujar Hj Nevi Zuairina.
Selain itu, kepada sahabat media di Sumbar, terima kasih ayas support news nya selama ini.
“Terus terang hebat seorang politisi dengan konstituenya tanpa diback up wartawan, sepertinya si politisi tengah berjalan di jalan gelap tanpa cahaya yang menerangi ke banyak orang. Seperti kata Buya Hamka ke Bung Karno, politisi hebat itu harus bersahabat dengan penulis hebat, seperti wartawan, terima.kasih pers,” ujar Hj Nevi.(ms/ald)