Media Massa Nasional Siap Bantu Publikasi Festival Pamalayu

Bupati Sutan Riska saat berkunjung ke sejumlah media massa nasional..foto.dok

Jakarta, Mimbar — Jelang peluncuran Festival Pamalayu di Museum Nasional Jakarta, Bupati Dharmasraya melakukan roadshow ke sejumlah media nasional. Selain ke majalah Tempo, stasion televisi CNN, dan RRI Stasiun pusat Jakarta, sosok bergelar Tuanju Kerajaan itu dijadwalkan akan berkunjung ke markas JPNN (Jawa Pos News Network). Roadshow ini dimaksudkan untuk membangun dukungan media massa nasional guna mempublikasikan festival Pamalayu yang akan dihelat oleh rakyat Dharmasraya 22 Agustus 2019 sampai 7 Januari 2020 mendatang.

Roadshow ke sejumlah media massa nasional oleh orang nomor wahid di Dharmasraya ini menghasilkan berbagai komitmen yang intinya, media massa nasional siap mendukung publikasi festival Pamalayu. “Alhamdulillah, saya sudah bertemu media massa nasional dan pada dasarnya mereka merespon positif untuk mempublikasikan pesta budaya kita festival Pamalayu. Mudah mudahan saja semuanya berjalan sesuai harapan,” kata bupati milenial ini.

Baca Juga:  Walinagari Sungai Duo  Ingin Kelola Sampah Secara di Taluak Sikai

Seperti stasiun televisi CNN yang menyatakan akan memboyong crew ke Dharmasraya untuk meliput penggalan penggalan festival Pamalayu di Dharmasraya. Melalui rubrik si Bolang, stasiun televisi yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Chairul Tanjung dan Kompas Media Group itu akan menyajikan informasi terkait Festival Pamalayu. Program lain juga akan disumbangkan buat pemberitaan lepas festival Pamalayu.

Stasiun radio RRI nasional melalui bincang tokoh RRI News akan menyiarkan wawancara bupati Sutan Riska dalam beberapa paket tayang. Stasiun radio pelat merah itu rela memboyong personil untuk melakukan talk show di Museum Nasional dalam rangka pengambilan gambar dan wawancara dengan Bupati Sutan Riska.

Baca Juga:  Bupati Sijunjung dan Walikota Solok Ikut Sambut Moeldoko di Rumah Dinas Bupati Dharmasraya

Rabu sore itu, Bupati masih memiliki agenda akan bertemu dengan pembesar JPNN, Kepala BNPB Letjen TNI Donny Monardo. Ditempat itu bupati termuda ini akan kembali menguraikan sejarah hingga gagasan untuk melahirkan festival Pamalayu. Keterangan tersebut diperlukan sebagai bahan publikasi oleh media yang memiliki jejaring media di seluruh nusantara.

Melalui publikasi media massa secara nasional diharapkan festival Pamalayu bisa dikenal di seantero nusantara. Bahkan juga terkenal di seluruh dunia. Sejumlah negara di semenanjung Malaya punya kaitan dengan ekspedisi Pamalayu. Oleh karena itu, rasa keingintahuan mereka sangat besar terhadap festival Pamalayu yang akan merefleksikan sejarah persatuan nusantara. (ms/rls/ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *