Nagari Matur Hilia Renovasi Objek Wisata Pincuran Gadang

Lubuk Basung, Mimbar — Pemerintah Nagari Matua Hilia Kecamatan Matur Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat  merenovasi Objek Wisata Pincuran Gadang guna menambah daya tarik para wisatawan agar berkunjung ke daerah itu.

Hal ini dibenarkan oleh Walinagari Matu RTa Hilia, Nurhamdi Didampingi Walijorong Batu Baselo Ari Novri Adrian mengatakan, Pembangunan objek wisata Pincuran Gadang Digenjot selama 2 tahun terakhir yang dianggarkan dengan Dana Nagari Matua Hilia.

Dikatakan Nurhamdi, saat ini pemerintah nagari sudah membangun kolam untuk anak-anak dan wanita, selain itu juga sudah ada taman bunga, dengan plang nama Pincuran Gadang.

Baca Juga:  KPU Agam Tetapkan 45 Anggota DPRD Terpilih

“Kita membuat taman bunga dan juga kolam pemandian, dimana antara laki-laki dan perempuan kita pisahkan supaya kenyamanan para pengunjung terjaga,” tuturnya saat di konfirmasi mimbarsumbar.id Rabu (09/10/2019)

Dijelaskannya, tahun 2020 mendatang pihaknya juga menganggarkan untuk pembangunan microhydro atau pembangkit listrik dengan memanfaatkan sungai yang berada di sekitar Pincuran gadang. Wisata Pincuran Gadang ini cukup diminati oleh wisatawan baik dari lokal maupun dari luar daerah

“Tiap hari pengunjung berkisar 500 orang, akan tetapi pada akhir pekan dan libur bisa meningkat hingga 5 kali lipat,” pungkasnya.

Baca Juga:  BupatibAgam Resmikan Kantor Walinagari Lubukbasung

Objek Wisata Pincuran Gadang ini merupakan kolam pemandian dengan sumber mata air perbukitan yang jernih, selain itu terdapat juga objek wisata religius berupa mesjid tua berusia lebih hampir 2 abad yang merupakan bukti sejarah perkembangan Islam di Luhak Agam.

Mesjid ini salah satu peninggalan sejarah perjuangan pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol saat perang paderi, juga tempat menyebarkan ajaran Agama Islam sekaligus  tempat mengatur strategi dan sebagai basis pertahanan pada perang paderi tersebut. (ms/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *