Nofal Wiska: Kualitas Informasi yang Disampaikan PPID, Menentukan Pemahaman  Masyarakat


Padang, Mimbar — Tugas Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) di setiap badan publik, tidak hanya sebatas memenuhi hak informasi publik saja, tapi juga harus disesuaikan dengan kemampuan masyarakat agar mudah dipahami.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar Nofal Wiska saat tampil sebagai narasumber dalam acara “Sosialisasi Pelayanan Data dan Informasi Publik” yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar gelombang I, di Hotel Grandzuri, Sabtu (21/11/2020).
“PPID harus menyiapkan informasi yang berkualitas agar mudah dipahami dan dimengerti masyarakat. Karena itu, PPID harus punya strategi khusus dalam menyampaikan informasi ke masyarakat apalagi terkait informasi serta merta,” ungkap Nofal sosialisasi yang dibuka dan ditutup oleh Koordinator Bidqnh Hukum, Humaa dan Datin Bawaslu Sumbar, Nurhaida Yetti, SH, MH.
Selain itu, lanjut Nofal, PPID juga mesti punya kreativitas yang tinggi, khususnya dalam memproduksi, mengolah, dan menginformasikan kepada masyarakat. Apalagi di tengah kemajuan teknologi digital, dimana banyak orang hanya mencari informasi dari android yang dimilikinya.
“Kreativitas PPID ini akan sangat menentukan sampai atau tidaknya, dipahami atau tidaknya informasi yang disampaikan pada masyarakat,” urai Nofal.
Termasuk informasi yang ditayangkan lewat website badan publik itu sendiri, tambah Nofal. Kreativitas sangat penting dalam setiap konten yang ditayangkan, guna mempermudah pemahaman atau menjadi daya tarik tersendiri agar masyarakat apalagi di kalangan milenial.
“Nah, disinilah letak diperlukannya kualitas informasi yang disampaikan. Konten kreatif seperti dalam bentuk gambar atau meme, mungkin jauh lebih menarik. PPID juga mesti memperhatikan cakupan wilayah yang ingin disasar, khususnya untuk wilayah yang sulit dijangkau sinyal selular atau blank spot area,” kata Nofal.
Jadi, lanjut Nofal, banyak sekali tugas pokok dan fungsi PPID, tidak hanya sebagai informasi soal anggaran saja. Karena, ruang lingkupnya sangat luas, makanya SDM PPID harus selalu diupgrade lewat bimtek-bimtek dengan harapan terpenuhinya azas keterbukaan informasi publik.
“Saya yakin, PPID di Bawaslu Sumbar dan kabupaten kota dapat memuaskan masyarakat akan informasi yang disampaikan, apalagi dengan tenaga-tenaga muda energik yang direkrut untuk mengelolanya,” ujar Nofal. (ms/ald)

Baca Juga:  Ayo.. Hadiri Malam Bergurau di KPU Sumbar

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.