Padang Panjang Ikuti Puncak Peringatan Harganas di Banyuasin

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 di halaman Kantor Bupati Banyuasin, Kamis (6/7). (foto.dok/ist)

BANYUASIN, mimbarsumbar.id — Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA) ikuti Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 di halaman Kantor Bupati Banyuasin, Kamis (6/7).

Wakil Presiden RI, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin saat menyampaikan sambutan di acara ini menyebutkan, secara internal keluarga melahirkan generasi yang sehat. Secara eksternal keluarga menumbuhkan masyarakat dan negara yang hebat.

“Keluarga adalah miniatur atau gambaran unit terkecil dari masyarakat. Maka keluarga yang baik dan hebat akan menciptakan masyarakat yang baik dan hebat pula. Karena itu kita harapkan keluarga Indonesia harus menjadi keluarga yang hebat, agar bangsa kita menjadi bangsa yang hebat,” ujarnya.

Wapres juga berpesan kepada seluruh keluarga Indonesia untuk terus memperkokoh peranan keluarga dalam mencetak generasi pemuda penerus yang bebas stunting baik secara fisik, mental, maupun kehidupan. Dia mengatakan, pemuda hebat tumbuh dari anak-anak yang diasuh dan dididik oleh keluarga yang kuat.

Ikut hadir ibu Wapres Hj Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), Pangkoopsud I, Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T, M.M, M.Sc, Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, S.H M.M beserta istri, Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo SH, M.IP, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, kepala daerah kota/kabupaten se-Indonesia beserta istri dan undangan lainnya.

Sementara itu, Sekretaris DSPPKBPPPA, Yetti Syofyarni, M.E beserta jajaran serta kader PPKBD yang hadir pada Hari Puncak Peringatan Harganas tersebut kepada Kominfo mengatakan, Kota Padang Panjang bisa mengikuti Kabupaten Banyuasin yang penurunan angka stuntingnya tertinggi di Indonesia.

“Kita harus bisa juga seperti Kabupaten Banyuasin ini yang sudah menurunkan angka stunting mencapai 4% dengan Bapak Asuh Anak Stunting. Kita juga mengimbau kepada semua pihak juga bisa ikut menjadi Bapak Asuh Anak Stunting ini dengan tepat agar penurunan angka stunting kita bisa mencapai angka nasional,” tuturnya. (ms/shintia)