Padang Panjang Resmi Sandang Predikat Kota Informatif

Sekdako Padang Panjang Sonny Budaya Putra menerima piala Tokoh Kerbukaan Informasi dari Ketua KI Sumbar Nofal Wiska. (foto.dok)
Sekdako Padang Panjang Sonny Budaya Putra menerima piala Tokoh Kerbukaan Informasi dari Ketua KI Sumbar Nofal Wiska. (foto.dok)

Bukittinggi, Mimbar — Tahun 2021, benar benar menjadi tahun Keterbukaan Informasi bagi Kota Padang Panjang. Selain Kota Padang Panjang yang resmi menyandang predikat Kota Informatif  kategori Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, hasil Monev Komisi Informasi (KI) Sumbar, Sekretaris Daerah (Sekda) Sonny Budaya Putra juga ditetapkan sebagai penerima Achievement Motivation Person (AMP) Award sebagai Tokoh Keterbukaan Informasi Publik.

Sekdako Padang Panjang Sonny Budaya Putra menerima sertifikat Kota Informatif dari Wakil Ketua KI Sumbar Arif Yumardi. foto.dok

Penyerahan sertifikat dan piala kedua Anugerah Keterbukaan Informasi Publik, berlangsung di Balai Sidang Bung Hatta, Bukittinggi, Senin (6/11).

Predikat Kota.l Informatif  yang diraih Kota Padang Panjang, setelah melewati tiga tahap penilaian, di antaranya pengisian kuesioner pada aplikasi e-Monev,  dilanjutkan  visitasi yang langsung dilakukan di PPID Utama Kota Padang Panjang oleh Komisi Informasi (KI) Sumbar. Setelah dipastikan masuk nominasi tiga besar, dilakukan presentasi oleh Wali Kota Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano.

Baca Juga:  Miliki Bibit Baru, Praja FC Padang Panjang Siap Ukir Prestasi
Sekdako Padang Panjang bersama Kadis Kominfo Ampera Salim dan Maryulis Max, Kabid Informasi dan Publikasi usai menerima penghargaan Kota Informatif. foto.dok

Sertifikat Kota Informatif diserahkan langsung oleh Wakil Ketua KI Sumbar, H. Arif Yumardi, ST kepada Sekretaris Daerah Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si. Dan piala Kota Informatif diserahkan Ketua Monev KI Sumbar Tanti Endang Lestari.

Sementara itu dalam pemeringkatan keterbukaan informasi badan publik, Padang Panjang mendapatkan peringkat kedua hasil Monitoring dan Evaluasi Badan Publik. Selain Padang Panjang, penghargaan yang sama didapat Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Pariaman di peringkat satu dan tiga.

Kadis Kominfo Kota Padang Panjang Ampera Salim dan Kabid Informasi dan Publikasi Maryulis Max bersama piagam Kota Informatif. foto.dok

Ini sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Padang Panjang. Pada tahun 2019 dan 2020, PPID Utama mendapat gelar ‘Menuju Informatif’ peringkat lima dan empat. Namun pada tahun 2021 ini peringkat dua, Padang Panjang langsung mendapatkan status Kota Informatif.

Baca Juga:  Padang Panjang Sukses jadi Tuan Rumah MTQ, Peserta Punya Kesan Tak Terlupakan

“Alhamdulillah kita bisa mencapai ‘Kota Informatif’. Kita berharap dengan ini kolaborasi antar-stakeholder se-Padang Panjang bisa lebih ditingkatkan lagi kedepannya,” ujar Sekdako Sonny.

Para penerima predikat Kota dan Kabupaten Informatif. Pessel, Padang Panjang dan Kota Pariaman bersama Ketua Monev Tanti Endang Lestari. foto.dok

Sonny meminta, untuk tahun selanjutnya, badan publik lainnya yang ada di Padang Panjang seperti sekolah, BUMD, instansi vertikal, KPU, Bawaslu dapat mengikuti ajang ini. Sehingga status Kota Informatif dapat ditingkatkan dalam pemeringkatan badan publik.

Sekdako Sonny Terima AMP Award Tokoh Keterbukaan Informasi

Kota Padang Panjang meraih Predikat Kota Informatif. Di waktu bersamaan, Sekretaris Daerah Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si menerima Achievement Motivation Person (AMP) Award sebagai Tokoh Keterbukaan Informasi Publik.

Sekdako Padang Panjang Sonny Budaya Putra bersama penerima anugwrah Tokoh Keterbukaan Informasi Publik. foto.dok

Sekdako Sonny sebagai atasan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) Utama atau sebagai pengarah dalam struktur PPID Kota Padang Panjang, mengajak semua stakeholder se-Padang Panjang untuk bekerja sama dalam meningkat keterbukaan informasi.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Padang Panjang Denda Cafe yang Langgar Prokes 

“Ini sebuah kehormatan yang luar biasa untuk kita dengan award ini. Kita berharap ke depannya ini bisa menjadi motivasi bagi kita dalam keterbukaan informasi,” ujarnya usai menerima AMP yang diserahkan Ketua Komisi Informasi Sumbar, Nofal Wiska, SIP.

Keterbukaan informasi, tambah Sonny, sangat dibutuhkan bagi masyarakat luas. Sebagai pemohon, warga dapat mengajukan permohonan kepada PPID untuk mendapatkan informasi tertentu yang tercantum dalam DIP (daftar informasi publik).

Penghargaan yang sama, juga pernah diterima Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano pada saat Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2020 lalu. (ms/adv)

banner 300x250