PDAM Padang Pariaman Fungsikan Sumber Air di Lubuk Lonsong

PADANG PARIAMAN (MIMBAR)–Musim kemarau panjang menyebabkan debit air kian menurun. Kondisi ini membuat pusing jajaran PDAM Padang Pariaman. Disatu sisi pihak PDAM bertekad memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat pelanggan. Namun di sisi lain pihak PDAM tidak kuasa menghindari ketentuan Sang Pencipta.

“Terkait kondisi ini kita sangat mengharapkan pengertian dari masyarakat sebagai konsumen. Selain itu kita akan segera menyiapkan pekerjaan antisipasi, “ ujar Direktur PDAM Padang Pariaman Aminuddin didampingi pejabat struktural PDAM lainnya di Sikuliek, Kecamatan Batang Anai, Selasa (15/10/2019).

Jajaran lengkap PDAM berada di Sikuliek dalam rangka percepatan pelaksanaan pekerjaan alternatif untuk memenuhi pelayanan kepada masyarakat sebagai konsumen di wilayah Batang Anai, Katapiang, Ulakan dan sekitarnya yang terdampak kekeringan.                                     

Baca Juga:  74 KPM PKH Padang Pariaman Graduasi Mandiri

Pekerjaan alternatif tersebut berupa pengolahan sumber baru dengan memanfaatkan aliran Batang Anai di kawasan Lubuak Lonsong, Sikuliek. Sumber air ini pernah ada sebelumnya, tapi tidak berfungsi. Sumber air ini akan difungsikan kembali dengan  memanfaatkan sisa dana penyertaan modal untuk kegiatan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan biaya maksimal Rp100 juta.

Pekerjaan ini, menurut Kepala Bagian Teknik PDAM Padang Pariaman Hendra Agusta, sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Pelaksanaannya dikebut agar bisa selesai sebelum pertengahan November mendatang.

“Sekali lagi, kami mohon masyarakat bisa memahami kondisi ini, yanh menyebabkan menurunnya debet air hingga mencapai 60 persen dari biasanya. Insha Allah, dengan difungsikannya kembali sumber lama Lubuak Lonsong ini, debet air akan kembali normal,” harap Aminuddin. (ms/rel/del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *