Permohonan Ditolak MK. Mahyeldi-Audy Sah Sebagai Gubernur Sumbar Terpilih

Padang, Mimbar — Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi menolak permohonan dua pasangan Calon Gubernur dan wakil Gubernur Sumbar Mulyadi-Ali Mukhni dan Nasrul Abit-Indra Catri terhadap calon peraih suara terbanyak dalam Pilkada Serentak 2020 laku yakni pasangan Mahyeldi-Audy Joinnaldi.

Ketua Tim Hukum dan Advokasi Mahyeldi-Audy, Miko Kamal, SH., LL.M., PhD, dalam keterangannya yang beredar di grup-grup whatsapp, menyatakan bahwa sidang berlangsung, Selasa (16/2/2021) pukul 15.45 WIB.

Dijelaskan, Permohonan Mulyadi – Ali Mukhni, No. 129/PHP.GUB-XIX/2021, dimana putusan majelis hakim MK dalam eksepsinya menyatakan bahwa Pemohon tidak memiliki kedudukan hukum karena selisih suara di atas 1,5 persen. Karena itu pokok Permohonan Pemohon Tidak Dapat Diterima (NO)

Baca Juga:  H. Mulyadi Terus Tebar Bantuan, Kini Ribuan APD Diserahkan untuk Puskesmas di Limapuluh Kota 

Sama halnya dengan Permohonan Nasrul Abit – Indra Catri yang terdaftar dengan nomor 128/PHP.GUB-XIX/2021.

Dalam eksepsinya, majelis Hakim MK menyatakan bahwa Pemohon tidak memiliki kedudukan hukum karena selisih suara di atas 1,5%. Karena itu Permohonan Pemohon Tidak Dapat Diterima (NO).

“Selamat untuk seluruh masyarakat Sumatera Barat. Mahyeldi dan Audy adalah Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat terpilih periode 2021-2026,” ucap Miko Kamal. (ms/ald)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.