Polemik Pasca Konferprov, Almudazir Minta PWI Pusat Tunjuk Anggota PWI Sumbar jadi Plt Ketua

Almudazir, SS, WU. (Foto.dok)
Almudazir, SS, WU. (Foto.dok)

PADANG, mimbarsumbar.id — Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar 23 Juli 2022 lalu, berjalan lancar dan sukses serta berhasil memilih Ir. Basril Basyar sebagai Ketua Terpilih dan Zul Effendi, SH, sebagai Ketua Dewan Kehormatan periode 2022-2027.

Keterpilihan Basril Basyar ternyata melahirkan polemik, walau saat Konferprov berlangsung tidak ada peserta yang protes soal status ASN Basril Basyar. Padahal, dalam penyampaian visi misinya sebagai calon ketua, Basril Basyar sudah menyampaikan bahwa dia sudah mengundurkan diri sebagai ASN dan sudah ada persetujuan Dekan fakultas tempat dia jadi dosen di Universitas Andalas.

Anehnya, keterangan Basril Basyar itu, tak ada peserta Konferprov yang membantah meski sudah diberi peluang bertanya oleh pimpinan sidang. Maka, ditetapkan lah Basril Basyar menjadi Calon Ketua PWI Sumbar bersama Ketua PWI Sumbar demisioner, Heranof Firdaus. Dan Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari dan Ketua Bidang OKK, Zulfani Koto.

Baca Juga:  Rustian: Kita Tunggu Laporan Tuntas, Baru Panitia Pelantikan IKA Unand Resmi Dibubarkan

Dalam pemungutan suara yang berlangsung secara terbuka dan transparan, Basril Basyar Berhasil meraih suara terbanyak mengungguli Heranof. Akhirnya, pimpinan sidang menetapkan Basril Basyar sebagai Ketua Terpilih PWI Sumbar 2022-2027, juga tanpa protes dan sanggahan dari peserta Konferprov.

Namun hal itu dinilai Dewan Kehormatan melanggar Kode Perilaku Wartawan Pasal 16 Ayat 2 yang melarang ASN menjadi wartawan kecuali yang bekerja di lembaga pemerintah yang berkaitan dengan jurnalistik yakni LPP RRI, LPP TVRI dan LKBN Antara.

Pleno Dewan Kehormatan PWI Pusat, bersama Ketum Atal Depari dan Dewan Penasehat, sepakat menunjuk pelaksana tugas (Plt) Ketua PWI Sumbar, namun siapa orangnya juga tidak jelaw. Serta memberi tenggat waktu pada Basril Basyar selama 6 bulan ke depan untuk membuktikan secara sah bahwa dia benar-benar telah berhenti dari ASN.

Baca Juga:  Ketua DPR RI Pastikan Pemilu 2024 Sesuai Jadwal

“Karena belum bisa dilantik maka sementara PWI Sumbar akan dipimpin Plt,” kata Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari.

Pernyataan Depari membuat polemik di Sumbar. Karena sebentar lagi menghadapi Porwanas, dimana sejumlah atlet kontingen PWI Sumbar sudah rutin berlatih

Sekaitan dengan hak tersebut, Anggota PWI Sumbar Almudazir, SS, WU, berharap tidak ada penundaan dan penunjukan pelaksana tugas, karena waktu konferprov ketua PWI Pusat Atal Depari dan Amiruddin sebagai pimpinan sidang, dengan tegas mengatakan Basril Basar tidak melanggar aturan dan boleh mencalonkan diri, untuk memilih serta dipilih.

“Pada waktu Konferprov saya sudah pertanyakan hal tersebut, namun pak Atal bilang gak masalah dan yang bersangkutan sudah tidak lagi ASN, maka pemilihan dilanjutkan, saat ini tiba-tiba diambil alih dengan menunjuk Plt,” tegas Almudazir, Jumat (6/8/2022).

Baca Juga:  BSU Guru Honorer 1,8 Juta Cair, Ini Syaratnya !!!

Almudazir yang juga Pemimpin Redaksi media online mimbarsumbar.id menambahkan, kalau hasil konferprov dianulir hanya dengan rapat pengurus PWI Pusat saja, jelas pelanggaran aturan, karena itu tidak tertuang dalam AD dan ART.

“Karena awalnya konferprov sudah dinyatakan tidak ada pelanggaran, maka PWI Pusat harus mencari solusi lain dengan melakukan dialoq pada pihak-pihak yang bersengketa, bukan serta merta menunjuk plt, berakibat terhambatnya program yang sudah ada,” tambah Almudazir.

Jika memang harus menunjuk Plt untuk 6 bulan ke depan, lanjut Almudazir, maka diusulkan untuk menunjuk dari anggota PWI Sumbar, agar agenda persiapan Porwanas khususnya dan beberapa agenda lainnya tetap bisa dilaksanakan dengan baik.

“Saya berharap Ketum Atal S Depari menunjuk Plt dari anggota PWI Sumbar, kalau perlu Ketua DKP yang baru terpilih, agar agenda yang telah tersusun tetap bisa dilaksanakan,” pungkas Almudazir. (ms/ary)

banner 300x250